SEJARAH PERKEMBANGAN
INTERNET DI INDONESIA
Pada tahun 1957 Dephan
AS (DoD = Departement of Defense) membentuk ARPA (Advanced Research Projects
Agency) sebagai tanggapan terhadap peluncuran Sputnik-nya Uni Sovyet. ARPA
bertugas meningkatkan kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer.
Sebenarnya ARPA tidak memiliki ahli ilmu pengetahuan ataupun laboratorium. Yang
dimiliki hanya kantor dan budget kecil (bagi standar Pentagon) saja. ARPA
menjalankan tugasnya dengan memberikan bantuan dan melakukan kontrak kerja
dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki ide yang
dianggap menjanjikan bagi operasinya.
Pada pertengahan tahun 1960-an, saat puncak Perang Dingin, DoD ingin memiliki komando dan pengendalian jaringan yang dapat mempertahankan diri bila terjadi perang nuklir. Jaringan telepon tradisional dianggap tidak aman. Karena bila satu jalur saja hilang, maka hal ini dapat mengakibatkan terhentinya semua percakapan yang menggunakan jaringan atau bahkan yang hanya menggunakan sebagian jaringan secara tiba-tiba. Untuk mengatasi masalah ini DoD mengubah arah risetnya, ARPA.
Bekerjasama dengan beberapa universitas, ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukan DoD adalah berbentuk packet-switching yang terdiri dari sebuah subnet dan komputer-komputer host. Pada Desember 1968, ARPA memberikan kontraknya kepada BBN, sebuah biro konsultan di Cambridge, Massachusetts untuk membangun jaringan tersebut dan membuat software-software pendukung.
Walaupun masih terdapat kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasil diluncurkan sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul yaitu UCLA, UCSB, SRI dan Utah University. Keempat simpul ini memang memiliki berbagai kontrak dengan ARPA, dan masing-masing simpul mempunyai komputer host yang benar-benar berbeda dan tidak bersesuaian satu dengan lainnya. Jaringan ARPANET ini segera berkembang dengan pesat meliputi seluruh wilayah AS dalam tiga tahun pertamanya.
Sebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang masih prematur ini, ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit dan jaringan radio paket yang mobile. Percobaan ini juga menunjukkan bahwa protokol-protokol ARPANET yang telah ada tidak sesuai untuk dioperasikan pada jaringan ganda. Pengamatan ini mendorong semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang berpuncak pada penemuan model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik dirancang untuk menangani komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi semakin penting dengan semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke ARPANET.
Untuk mendorong pemakaian protokol-protokol baru tersebut, ARPA mengadakan beberapa kontrak dengan BBN dan Universitas California di Berkeley untuk mengintegrasikan protokol-protokol tersebut ke dalam Berkeley UNIX. Para peneliti di Berkeley menyusun sebuah program antarmuka (interface) ke jaringan (socket) yang memudahkan dan menulis beberapa program utilitas, aplikasi dan manajemen untuk membuat sistem jaringan lebih mudah dioperasikan.
Pada tahun 1983, ARPANET memiliki jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dan sukses. Sampai pada keadaan ini, ARPA menyerahkan manajemen jaringan ke Defense Communication Agency (DCA) untuk menjalankan ARPANET sebagai jaringan operasional. Yang pertama dilakukan DCA adalah memisahkan bagian jaringan militer ke subnet tersendiri, MILNET, yang memiliki gateway-gateway yang sangat ketat membedakan antara MILNET dengan sisa subnet riset lainnya.
Selama tahun 1980-an, jaringan-jaringan tambahan, khususnya LAN, makin banyak yang dihubungkan ke ARPANET. Sejalan dengan bertambah luasnya jaringan, host-pun semakin mahal. Karena itu DNS (Domain Naming System) dibentuk untuk mengorganisasi mesin ke dalam domain-domain tertentu dan memetakan nama-nama host ke dalam alamat-alamat IP. Sejak itu, DNS menjadi sistem database yang tergeneralisasi dan terdistribusi untuk menyimpan berbagai informasi yang berhubungan dengan penamaan.
Pada tahun 1990, ARPANET telah tersusun oleh jaringan-jaringan yang baru, yang sebenarnya dilahirkan sendiri oleh ARPANET. Setelah itu ARPANET menghentikan operasinya dan dibongkar. Sampai saat ini, MILNET masih tetap beroperasi.
NSFNET
Pada akhir tahun 1970-an, NSF (National Science Foundation) melihat begitu besarnya dampak ARPANET bagi penelitian universitas. Namun hanya universitas yang memiliki kontrak penelitian dengan DoD yang dapat bergabung ke ARPANET. Kekurangan akses yang universal ini mendorong NSF untuk membangun sebuah jaringan maya, CSNET.
Pada tahun 1984 NSF mulai merancang jaringan backbone berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan keenam pusat superkomputernya di San Diego, Boulder, Champaign, Pittsburgh, Ithaca dan Princeton. Jaringan ini diproyeksikan sebagai pengganti ARPANET dan akan dibuka untuk seluruh kelompok-kelompok riset universitas, laboratorium riset, perpustakaan dan musium untuk mengakses keenam superkomputernya itu dan berkomunikasi satu dengan lainnya. Jaringan ini juga terhubung dengan ARPANET.
Jaringan NSFNET segera meraih sukses dalam waktu yang relatif singkat dan sekaligus kelebihan beban. Selanjutnya NSF dengan segera membuat rencana jaringan penerusnya dan memberikan kontrak kepada konsorsium Michigan-based MERIT untuk melaksanakan rencana tersebut. Jaringan ini pun akhirnya kewalahan sehingga pada tahun 1990 jaringan ini segera ditingkatkan kemampuannya.
Seiring dengan perkembangan berkelanjutan, NSF menyadari bahwa pemerintah tidak dapat memberikan dana pengembangan jaringan untuk selamanya. Selain banyak organisasi komersial yang ingin bergabung ke dalam jaringan yang dibiayai NSF. Akibatnya, NSF meminta MERIT, MCI dan IBM untuk membentuk perusahaan nirlaba, ANS (Advanced Networks Services). Pada tahun 1990, ANS mengambil alih NSFNET dan meningkatkan kemampuan jaringan itu untuk membentuk ANSNET.
Pada tahun 1991, Wakil Presiden AS Al Gore, mengusulkan perluasan arsitektur NSFNET agar melibatkan sekolah K-12, community college (perguruan tinggi setempat), dan college dua-tahun lebih banyak lagi. Desember 1991, Kongres AS mengesahkan rancangan undang-undang NREN (National Research and Educational Network) yang dapat diakses oleh pelaku bisnis dengan mengizinkan mereka membeli sebagian dari jaringan untuk penggunaan komersial.
Pada tahun 1995, backbone NSFNET tidak diperlukan lagi untuk menginterkoneksikan jaringan-jaringan regional NSF. Hal ini disebabkan karena banyak perusahaan yang mengoperasikan jaringan IP komersial. Pada saat ANSNET dijual ke America Online pada tahun 1995, jaringan regional harus keluar dan harus memiliki layanan IP komersial untuk dapat saling terhubung.
Untuk mempermudah dan meyakinkan bahwa setiap jaringan regional dapat berkomunikasi dengan jaringan regional lainnya, NSF memberikan kontrak kerja kepada empat operator jaringan untuk membuat NAP (Network Access Point). Operator-operator tersebut adalah PacBell (San Francisco), Ameritech (Chicago), MFS (Washington D.C.) dan Sprint (New York City). Setiap operator jaringan yang ingin menyediakan layanan backbone kepada jaringan-jaringan regional NSF harus menghubungkan semua NAP tersebut. Selain NAP-NAP NSF, juga telah dibuat bermacam-macam NAP pemerintah (misalnya, FIX-E, FIX-W, MAE-East dan MAE-West) dan NAP-NAP komersial (misalnya CIX).
Negara-negara dan daerah lainnya juga membangun jaringan yang sebanding dengan NSFNET. Di Eropa misalnya, EuropaNet merupakan sebuah backbone IP untuk organisasi-organisasi riset dan EBONE merupakan jaringan yang lebih berorientasi komersial. Keduanya jaringan ini menghubungkan sejumlah kota di Eropa. Setiap negara di Eropa memiliki satu atau lebih jaringan nasional yang sebanding dengan jaringan regional NSF.
INTERNET
Setelah TCP/IP dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi pada 1 januari 1983, jumlah jaringan, mesin dan pengguna yang terhubung ke ARPANET bertambah dengan pesatnya. Pada saat NSFNET dan ARPANET saling dihubungkan, pertumbuhannya menjadi eksponensial. Banyak jaringan regional yang bergabung dan hubungan-hubungan dibuat untuk membangun jaringan di Kanada, Eropa dan Pasifik.
Pada pertengahan tahun 1980-an, orang mulai memandang kumpulan jaringan-jaringan tersebut sebagai sebuah internet, dan kemudian disebut Internet. Pertumbuhan terus berlanjut secara eksponensial, dan pada tahun 1990 Internet telah tumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000 komputer. Pada tahun 1992, host kesatu-juta telah terhubung ke jaringan. Pada tahun 1995, terdapat banyak backbone, ratusan jaringan tingkat menengah (regional), puluhan ribu LAN, jutaan host dan puluhan juta pengguna.
Faktor yang mempunyai andil besar dalam pertumbuhan yang cepat itu adalah penyambungan jaringan-jaringan yang telah ada ke Internet. Pada waktu yang lampau penyambungan tersebut meliputi SPAN (jaringan fisika luar angkasa NASA), HEPNET (jaringan fisika energi tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa), dan jaringan-jaringan lainnya. Sejumlah link trans atlantik juga terbentuk. Dengan perkembangan yang eksponensial ini, cara informal lama dalam mengoperasikan Internet tidak lagi dipakai. Pada bulan Januari 1992, Masyarakat Internet (Internet Society) terbentuk. Masyarakat Internet bertujuan untuk mempromosikan manfaat Internet.
Sampai awal tahun 1990-an, Internet banyak dipakai oleh para akademisi, pemerintah dan para peneliti industri. Sebuah aplikasi baru, WWW (World Wide Web) mengubah wajah Internet dan membantu jutaan pengguna baru, nonakademisi ke jaringan. Aplikasi ini, ditemukan oleh fisikawan CERN Tim Berners-Lee, tanpa mengubah fasilitas-fasilitas yang telah ada namun membuatnya menjadi lebih mudah digunakan. Bersama-sama dengan Mosaic viewer, yang dibuat oleh NCSA (National Center for Supercomputer Applications), WWW memungkinkan sebuah situs (site) untuk menyusun sejumlah halaman informasi yang berisi teks, gambar, suara dan bahkan video, dengan meletakkan link ke halaman-halaman lainnya. Dengan meng-klik sebuah link, pengguna akan segera dibawa ke halaman yang ditunjukkan oleh link tersebut.
Dalam setahun setelah Mosaic diluncurkan, jumlah server WWW berkembang dari 100 menjadi 7000. Pertumbuhan yang cepat ini terus berlangsung dengan pesat sampai sekarang.
Pada pertengahan tahun 1960-an, saat puncak Perang Dingin, DoD ingin memiliki komando dan pengendalian jaringan yang dapat mempertahankan diri bila terjadi perang nuklir. Jaringan telepon tradisional dianggap tidak aman. Karena bila satu jalur saja hilang, maka hal ini dapat mengakibatkan terhentinya semua percakapan yang menggunakan jaringan atau bahkan yang hanya menggunakan sebagian jaringan secara tiba-tiba. Untuk mengatasi masalah ini DoD mengubah arah risetnya, ARPA.
Bekerjasama dengan beberapa universitas, ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukan DoD adalah berbentuk packet-switching yang terdiri dari sebuah subnet dan komputer-komputer host. Pada Desember 1968, ARPA memberikan kontraknya kepada BBN, sebuah biro konsultan di Cambridge, Massachusetts untuk membangun jaringan tersebut dan membuat software-software pendukung.
Walaupun masih terdapat kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasil diluncurkan sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul yaitu UCLA, UCSB, SRI dan Utah University. Keempat simpul ini memang memiliki berbagai kontrak dengan ARPA, dan masing-masing simpul mempunyai komputer host yang benar-benar berbeda dan tidak bersesuaian satu dengan lainnya. Jaringan ARPANET ini segera berkembang dengan pesat meliputi seluruh wilayah AS dalam tiga tahun pertamanya.
Sebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang masih prematur ini, ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit dan jaringan radio paket yang mobile. Percobaan ini juga menunjukkan bahwa protokol-protokol ARPANET yang telah ada tidak sesuai untuk dioperasikan pada jaringan ganda. Pengamatan ini mendorong semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang berpuncak pada penemuan model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik dirancang untuk menangani komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi semakin penting dengan semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke ARPANET.
Untuk mendorong pemakaian protokol-protokol baru tersebut, ARPA mengadakan beberapa kontrak dengan BBN dan Universitas California di Berkeley untuk mengintegrasikan protokol-protokol tersebut ke dalam Berkeley UNIX. Para peneliti di Berkeley menyusun sebuah program antarmuka (interface) ke jaringan (socket) yang memudahkan dan menulis beberapa program utilitas, aplikasi dan manajemen untuk membuat sistem jaringan lebih mudah dioperasikan.
Pada tahun 1983, ARPANET memiliki jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dan sukses. Sampai pada keadaan ini, ARPA menyerahkan manajemen jaringan ke Defense Communication Agency (DCA) untuk menjalankan ARPANET sebagai jaringan operasional. Yang pertama dilakukan DCA adalah memisahkan bagian jaringan militer ke subnet tersendiri, MILNET, yang memiliki gateway-gateway yang sangat ketat membedakan antara MILNET dengan sisa subnet riset lainnya.
Selama tahun 1980-an, jaringan-jaringan tambahan, khususnya LAN, makin banyak yang dihubungkan ke ARPANET. Sejalan dengan bertambah luasnya jaringan, host-pun semakin mahal. Karena itu DNS (Domain Naming System) dibentuk untuk mengorganisasi mesin ke dalam domain-domain tertentu dan memetakan nama-nama host ke dalam alamat-alamat IP. Sejak itu, DNS menjadi sistem database yang tergeneralisasi dan terdistribusi untuk menyimpan berbagai informasi yang berhubungan dengan penamaan.
Pada tahun 1990, ARPANET telah tersusun oleh jaringan-jaringan yang baru, yang sebenarnya dilahirkan sendiri oleh ARPANET. Setelah itu ARPANET menghentikan operasinya dan dibongkar. Sampai saat ini, MILNET masih tetap beroperasi.
NSFNET
Pada akhir tahun 1970-an, NSF (National Science Foundation) melihat begitu besarnya dampak ARPANET bagi penelitian universitas. Namun hanya universitas yang memiliki kontrak penelitian dengan DoD yang dapat bergabung ke ARPANET. Kekurangan akses yang universal ini mendorong NSF untuk membangun sebuah jaringan maya, CSNET.
Pada tahun 1984 NSF mulai merancang jaringan backbone berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan keenam pusat superkomputernya di San Diego, Boulder, Champaign, Pittsburgh, Ithaca dan Princeton. Jaringan ini diproyeksikan sebagai pengganti ARPANET dan akan dibuka untuk seluruh kelompok-kelompok riset universitas, laboratorium riset, perpustakaan dan musium untuk mengakses keenam superkomputernya itu dan berkomunikasi satu dengan lainnya. Jaringan ini juga terhubung dengan ARPANET.
Jaringan NSFNET segera meraih sukses dalam waktu yang relatif singkat dan sekaligus kelebihan beban. Selanjutnya NSF dengan segera membuat rencana jaringan penerusnya dan memberikan kontrak kepada konsorsium Michigan-based MERIT untuk melaksanakan rencana tersebut. Jaringan ini pun akhirnya kewalahan sehingga pada tahun 1990 jaringan ini segera ditingkatkan kemampuannya.
Seiring dengan perkembangan berkelanjutan, NSF menyadari bahwa pemerintah tidak dapat memberikan dana pengembangan jaringan untuk selamanya. Selain banyak organisasi komersial yang ingin bergabung ke dalam jaringan yang dibiayai NSF. Akibatnya, NSF meminta MERIT, MCI dan IBM untuk membentuk perusahaan nirlaba, ANS (Advanced Networks Services). Pada tahun 1990, ANS mengambil alih NSFNET dan meningkatkan kemampuan jaringan itu untuk membentuk ANSNET.
Pada tahun 1991, Wakil Presiden AS Al Gore, mengusulkan perluasan arsitektur NSFNET agar melibatkan sekolah K-12, community college (perguruan tinggi setempat), dan college dua-tahun lebih banyak lagi. Desember 1991, Kongres AS mengesahkan rancangan undang-undang NREN (National Research and Educational Network) yang dapat diakses oleh pelaku bisnis dengan mengizinkan mereka membeli sebagian dari jaringan untuk penggunaan komersial.
Pada tahun 1995, backbone NSFNET tidak diperlukan lagi untuk menginterkoneksikan jaringan-jaringan regional NSF. Hal ini disebabkan karena banyak perusahaan yang mengoperasikan jaringan IP komersial. Pada saat ANSNET dijual ke America Online pada tahun 1995, jaringan regional harus keluar dan harus memiliki layanan IP komersial untuk dapat saling terhubung.
Untuk mempermudah dan meyakinkan bahwa setiap jaringan regional dapat berkomunikasi dengan jaringan regional lainnya, NSF memberikan kontrak kerja kepada empat operator jaringan untuk membuat NAP (Network Access Point). Operator-operator tersebut adalah PacBell (San Francisco), Ameritech (Chicago), MFS (Washington D.C.) dan Sprint (New York City). Setiap operator jaringan yang ingin menyediakan layanan backbone kepada jaringan-jaringan regional NSF harus menghubungkan semua NAP tersebut. Selain NAP-NAP NSF, juga telah dibuat bermacam-macam NAP pemerintah (misalnya, FIX-E, FIX-W, MAE-East dan MAE-West) dan NAP-NAP komersial (misalnya CIX).
Negara-negara dan daerah lainnya juga membangun jaringan yang sebanding dengan NSFNET. Di Eropa misalnya, EuropaNet merupakan sebuah backbone IP untuk organisasi-organisasi riset dan EBONE merupakan jaringan yang lebih berorientasi komersial. Keduanya jaringan ini menghubungkan sejumlah kota di Eropa. Setiap negara di Eropa memiliki satu atau lebih jaringan nasional yang sebanding dengan jaringan regional NSF.
INTERNET
Setelah TCP/IP dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi pada 1 januari 1983, jumlah jaringan, mesin dan pengguna yang terhubung ke ARPANET bertambah dengan pesatnya. Pada saat NSFNET dan ARPANET saling dihubungkan, pertumbuhannya menjadi eksponensial. Banyak jaringan regional yang bergabung dan hubungan-hubungan dibuat untuk membangun jaringan di Kanada, Eropa dan Pasifik.
Pada pertengahan tahun 1980-an, orang mulai memandang kumpulan jaringan-jaringan tersebut sebagai sebuah internet, dan kemudian disebut Internet. Pertumbuhan terus berlanjut secara eksponensial, dan pada tahun 1990 Internet telah tumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000 komputer. Pada tahun 1992, host kesatu-juta telah terhubung ke jaringan. Pada tahun 1995, terdapat banyak backbone, ratusan jaringan tingkat menengah (regional), puluhan ribu LAN, jutaan host dan puluhan juta pengguna.
Faktor yang mempunyai andil besar dalam pertumbuhan yang cepat itu adalah penyambungan jaringan-jaringan yang telah ada ke Internet. Pada waktu yang lampau penyambungan tersebut meliputi SPAN (jaringan fisika luar angkasa NASA), HEPNET (jaringan fisika energi tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa), dan jaringan-jaringan lainnya. Sejumlah link trans atlantik juga terbentuk. Dengan perkembangan yang eksponensial ini, cara informal lama dalam mengoperasikan Internet tidak lagi dipakai. Pada bulan Januari 1992, Masyarakat Internet (Internet Society) terbentuk. Masyarakat Internet bertujuan untuk mempromosikan manfaat Internet.
Sampai awal tahun 1990-an, Internet banyak dipakai oleh para akademisi, pemerintah dan para peneliti industri. Sebuah aplikasi baru, WWW (World Wide Web) mengubah wajah Internet dan membantu jutaan pengguna baru, nonakademisi ke jaringan. Aplikasi ini, ditemukan oleh fisikawan CERN Tim Berners-Lee, tanpa mengubah fasilitas-fasilitas yang telah ada namun membuatnya menjadi lebih mudah digunakan. Bersama-sama dengan Mosaic viewer, yang dibuat oleh NCSA (National Center for Supercomputer Applications), WWW memungkinkan sebuah situs (site) untuk menyusun sejumlah halaman informasi yang berisi teks, gambar, suara dan bahkan video, dengan meletakkan link ke halaman-halaman lainnya. Dengan meng-klik sebuah link, pengguna akan segera dibawa ke halaman yang ditunjukkan oleh link tersebut.
Dalam setahun setelah Mosaic diluncurkan, jumlah server WWW berkembang dari 100 menjadi 7000. Pertumbuhan yang cepat ini terus berlangsung dengan pesat sampai sekarang.
SEJARAH E-MAIL
<=> Sejarah E-mail Di Indonesia
Tentunya berbarengan dengan masuknya
teknologi internet itu sendiri. Tulisan tentang eksistensi jaringan internet di
Indonesia dapat anda lihat di artikel-artikel di beberapa media massa. Sebagai
contoh adalah “Jaringan Internet Biaya Murah Menggunakan Radio” pada Kompas
edisi November 1990. Jika ditelusuri lebih jauh, Internet di Indonesia masuk
jauh sebelum artikel di Kompas itu dibuat. Kemungkinan internet masuk di
Indonesia sejak tahun 1980-an. Sekitar tahun 1988, pengguna Internet Indonesia
memanfaatkan CIX dari Inggris dan Compuserve buatan Amerika Serikat untuk
mengakses Internet.
CIX menawarkan jasa email dan
newsgroup, lalu menawarkan pula HTTP dan FTP. Compuserve pun setali tiga uang,
pada tahun 1989 menawarkan jasa sejenis. Pengguna internet saat itu memakai
modem 1200 bps dan menggunakan saluran telepon internasional yang sangat mahal.
Compuserve sedikit berbeda, mereka menggunakan modem yang disalurkan pada gateway
infonet yang ada di Indonesia, berpusat di Jakarta. Alamat internet protocol
(IP) pertama di Indonesia adalah UI-NETLAB (192.41.206/24) yang didaftarkan
Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. Pada tahun 1994, muncul Internet
Service Provider (ISP) komersial yang pertama di Indonesia, yakni IndoNet.
Setelah tahun-tahun tersebut, Internet di Indonesia berkembang dengan cepat
hingga hari ini kita dapat menikmati internet dengan murah di rumah. Lalu yang
menjadi pertanyaan, kapan email pertama kali muncul atau sejarah email
dimulai di Indonesia?
Dalam artikel berjudul “Hikayat Awal
Penggunaan Milis di Indonesia, Rahmat M. Samik Ibrahim mengatakan bahwa pada
tahun 1980-an terdapat sebuah skrip yang dapat mengirimkan pesan atau email ke
seluruh staf pada mesin komputer
mini Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia (PUSILKOM UI) yang menggunakan
data general berbasis Advanced Operating System/Virtual Storage (AOS/VS). Ada
lagi catatan tentang beberapa akademisi UI, yakni Johny Moningka dan Jos
Luhukay pada tahun 1983 mengembangkan pesan berbasis Unix dan ethernet. Bisa
saja ini adalah sejarah email pertama Indonesia, meskipun tidak menutup
kemungkinan dunia bisnis di Indonesia sudah memanfaatkan email dalam pekerjaan mereka
jauh sebelum itu.
Pada tahun 1980-an hingga akhir
1990-an, milis sangat disukai oleh banyak orang. Milis dimanfaatkan untuk
sarana komunikasi pelajar yang di luar negeri dan sarana komunikasi berbagai
komunitas di Indonesia. Milis ini ibarat jejaring sosial di masanya. Milis
sendiri adalah grup diskusi di internet. Seseorang bisa berlangganan dan ikut
serta dalam sebuah diskusi. Ada satu alamat email khusus yang ketika anda
mengirimkan sebuah pesan ke alamat tersebut maka pesan anda akan diteruskan kepada
seluruh anggota milis. Tentu saja maraknya milis membuktikan bahwa penggunaan
email sudah marak di Indonesia kala itu. Sayangnya penelitian lebih lanjut
tentang siapa yang menggunakan email pertama kali, kepada siapa dikirimkan dan
apa isinya tidak pernah dilakukan
<=> Sejarah E-mail Di Dunia
<=> Sejarah E-mail Di Dunia
Email pada awalnya ditemukan oleh
insinyur bernama Raymon Samuel Tomlinson pada tahun 1971. Email merupakan
singkatan dari electronic mail atau surat elektronik, yang dalam KBBI disingkat
menjadi surel. Sistem ini memungkinkan pesan bisa dikirim dan diterima secara
elektronik melalui komputer. Pesan ini bisa berupa teks, gambar atau gabungan
keduanya yang dikirim dari satu alamat email ke alamat lainnya dalam jaringan internet. Alamat email
selazimnya memiiki format nama pengguna dan domain yang dipisahkan oleh tanda
@. Misalnya, admin@semangatku.com.
Saat ini email tak bisa lepas dari
kehidupan kita. Meskipun sudah ada sosial media, email tetap dibutuhkan. Sebuah
penelitian dari School of Information Management and Systems, UC Berkeley pada
tahun 2001 lalu melaporkan ada 31 milyar email terkirim setiap hari. Angka ini
meningkat tajam pada tahun 2008 yang menyebutkan ada sekitar 170 milyar email
terkirim tiap hari. Angka ini menjadi 294 milyar di tahun 2010 lalu. Jadi bisa
disimpulkan bahwa email adalah hal yang penting dan tidak bisa lepas dari
internet itu sendiri meskipun sudah banyak produk internet seperti jejaring
sosial.
Sejarah email tak lepas dari
perkembangan teknologi militer. Pada awalnya embrio teknologi ini telah
dikembangkan sejak tahun 1970. Raymond Samuel Tomlinson adalah penemunya. Pria
yang lahir di New Amsterdam, New York, Amerika Serikat pada tahun 1941 ini
adalah pencetus penggunaan email melalui jaringan internet. Teknologi ini
sebenarnya tidak sepenuhnya baru, email sudah ditemukan pada era 1960-an, namun
internet belum ada. Email yang ada masih berkutat pada satu mainframe yang
terbentuk jaringan lokal saja.
Jadi Tomlinson mengatur perpindahan
email melalui jaringan internet. Pada tahun 1963, Tomlinson mendapatkan gelar
Bachelor of Science dalam bidang teknik listrik dari Rensselaer Polytechnic
Institute. Ia lalu ikut berpartisipasi dalam program yang dijalankan oleh IBM,
salah satu produsen komputer yang menjual perangkat keras dan perangkat lunak
komputer. Pada tahun 1965, ia mendapatkan gelas Master di bidang teknik elektro
dari MIT. Pada tahun 1968, Tomlinson bekerja untuk sebuah proyek pengembangan
sistem operasi TENEX, diantaranya ARPANET dan implementasi TELNET.
ARPANET adalah cikal bakal internet
saat ini, yang merupakan sarana percobaan teknologi jaringan di zaman tersebut.
Tujuan ARPANET kala itu adalah menciptakan metode komunikasi antara institusi
militer. TELNET sendiri adaah sebuah protolol jaringan yang digunakan pada
internet untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks dua arah yang
memanfaatkan fasilitas koneksi virtual terminal. Di proyek ini Tomlinson
membuat sebuah program untuk transfer file di jaringan ARPANET yang disebut dengan
CPYNET. Kemudian dia diminta memodifikasi sebuah program, yakni SNDMSG yang
berfungsi mengiriman pesan antara pengguna berbeda di komputer yang sama.
Tomlinson diharuskan memodifikasi SNDMSG supaya bisa mengirimkan pesan antara
dua komputer yang berbeda.
Dengan itu ia berpikir untuk
menggabungkan program SNDMSG dan CPYNET bersamaan supaya dapat mengirimkan
pesan ke kotak pos elektronik lainnya dalam sebuah jaringan. Pikiran lain
Tomlinson adalah bagaimana membedakan pesan yang diarahkan keluar jaringan dan
pesan lain yang dialamatkan ke banyak pengguna di dalam jaringan itu sendiri.
Akhirnya eksperimen Tomlinson ini berhasil, pada bulan Oktober 1971, ia
berhasil mengirimkan satu pesan sederhana dari komputernya di komputer di
sebelahnya yang hanya berjarak 1 meter. Sejarah email tercatat saat itu juga.
Tomlinson ternyat mempelajari tuts keyboard dan memilih simbol @ sebagai
petunjuk alamat si pengguna email. Simbol @ ini mengidentifikasi penerima dan
komputer atau jaringan yang mereka gunakan. Simbol @ ini dibaca “at” atau dalam
bahasa Indonesia “di”.
Tomlinson mengakui bahwa penemuan email itu dihasilakan
hanya dari berpikir tak lebih 30-40 detik saja. Ia bahkan tak ingat apa yang ia
tulis pertama kali dalam email bersejarah tersebut, saat ditanyakan dalam
sebuah wawancara dengan majalah Times di tahun 2008 lalu. Namun ada beberapa
sumber mengatakan bahwa pesan pertama itu adalah “QWERTYUIOP” yakni satu sekuen
dari tuts huruf paling atas pada keyboard. Apapun itu, yang jelas pesan kecil
itu adalah lompatan besar bagi umat manusia.
SEJARAH GOOGLE &
YAHOO
<=>Sejarah
Google
Google Inc. adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang
berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi
teknologi pencarian, komputasi web,
perangkat lunak, dan periklanan
daring.[6] Sebagian besar labanya berasal dari AdWords.[7][8]
Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat masih mahasiswa Ph.D. di Universitas Stanford. Mereka berdua memegang
16 persen saham perusahaan. Mereka menjadikan Google perusahaan swasta
pada tanggal 4 September 1998. Pernyataan
misinya adalah "mengumpulkan informasi dunia dan membuatnya dapat
diakses dan bermanfaat oleh semua orang",[9]
dan slogan tidak resminya adalah "Don't be evil".[10][11]
Pada tahun 2006, kantor pusat Google pindah ke Mountain View, California.
Sejak didirikan, pertumbuhan
perusahaan yang cepat telah menghasilkan berbagai produk, akuisisi, dan kerja sama di bidang mesin pencari inti Google. Perusahaan ini menawarkan perangkat
lunak produktivitas daring (dalam jaringan), temrasuk surat elektronik
(surel), paket
aplikasi perkantoran, dan jejaring sosial. Produk-produk komputer
mejanya meliputi aplikasi untuk menjelajah web, mengatur dan menyunting
foto, dan pesan instan. Perusahaan ini
memprakarsai pengembangan sistem operasi Android
untuk telepon genggam dan Google Chrome OS[12]
untuk jajaran netbook Chromebook.
Google sudah beralih ke perangkat keras komunikasi. Mereka bekerja sama dengan
berbagai produsen elektronik besar untuk memproduksi perangkat Nexus-nya dan
mengakuisisi Motorola
Mobility pada Mei 2012.[13] Tahun 2012, infrastruktur serat optik dipasang
di Kansas City
untuk memfasilitasi layanan Internet pita lebar Google Fiber.[14]
Perusahaan ini diperkirakan
mengoperasikan lebih dari satu juta server di beberapa pusat data di seluruh
dunia[15] dan memproses lebih dari satu miliar kueri
pencarian[16] dan sekitar 24 petabita
data buatan pengguna setiap harinya.[17][18][19][20]
Pada bulan Desember 2012, Alexa menyebut google.com sebagai
situs web paling banyak dikunjungi di dunia. Situs-situs Google dalam bahasa
lain masuk peringkat 100 teratas, sebagaimana halnya situs milik Google seperti
YouTube
dan Blogger.[21]
Google menempati peringkat kedua di basis data ekuitas merek BrandZ.[22]
Dominasi pasarnya menuai kritik
mengenai hak cipta, penyensoran, dan privasi.[23][24]
Produk
Antarmuka Gmail, layanan surat
elektronik Google, dalam bahasa Indonesia.
Google telah membuat layanan dan
peralatan untuk lingkungan bisnis dan masyarakat; termasuk aplikasi web,
jaringan periklanan dan solusi bagi bisnis.
Periklanan
·
Google Adsense - Suatu jasa penawaran iklan
kepada pemilik web, dimana iklan tersebut akan dapat ditampilkan pada halaman
web yang relevan dengan kata kunci dari iklan tersebut.
·
Google Adwords - Suatu jasa pengiklanan oleh Google,
dimana iklan yang tampil hanya iklan yang relevan dengan konten dari halaman
web.
Kebanyakan dari pendapatan Google
berasal dari program periklanan. Untuk keuangan tahun 2006, perusahaan ini
dilaporkan mendapat jumlah keuntungan periklanan sebesar $10,492 miliar dan
hanya $112 juta pada pendapatan lisensi dan lainnya.[25]
Google AdWords
membolehkan pengiklan web menampilkan iklannya dalam hasil pencarian Google dan
Google Content Network, melalui sebuah sistem bayar-per-klik atau
bayar-per-lihat. Pemilik website Google AdSense
juga dapat menampilkan iklannya di situs mereka sendiri, dan mendapat untung
setiap kali iklan diklik.
Aplikasi Pencarian
·
Google Search - Google dikenal luas karena layanan pencarian webnya,
yang mana merupakan sebuah faktor besar dari kesuksesan perusahaan ini. Pada
Agustus 2007, Google merupakan mesin pencari di web yang paling sering digunakan
dengan pangsa pasar sebanyak 53,6%, kemudian Yahoo!
(19,9%) dan Live Search
(12,9%).[26] Google memiliki miliaran halaman web, sehingga
pengguna dapat mencari informasi yang mereka inginkan, melalui penggunaan kata kunci dan operator.
Google juga telah menggunakan teknologi Pencarian Web pada layanan pencarian
lainnya, termasuk, Pencarian Gambar, Google News, situs perbandingan harga Google Product Search, arsip Usenet
interaktif Google Groups, Google Maps dan lainnya.
·
Google Maps - Layanan untuk melihat peta pada aplikasi
mobile, dan juga tersedia untuk komputer personal.
·
Google Earth - Layanan dari Google untuk melihat peta Bumi.
Merupakan sebuah program pemetaan interaktif yang disediakan oleh satelit dan
fotografi udara yang mencakup keseluruhan planet Bumi. Google Earth dianggap
sangat akurat dan lebih mendetail.
Beberapa kota besar memiliki gambar
jelas yang dapat dibesarkan sedekat-dekatnya untuk melihat kendaraan dan
pejalan kaki dengan jelas. Akibatnya, terdapat beberapa alasan mengenai
keterlibatan dalam keamanan nasional. Secara spesifik, beberapa negara dan
militer beranggapan perangkat lunak ini dapat digunakan untuk melihat dengan
kejelasan dekat-jelas lokasi fisik infrastruktur yang rusak, bangunan komersial
dan penghunian, pangkalan, agensi pemerintah, dan lainnya. Bagaimanapun, gambar
satelit jarang diperbarui, dan semuanya tersedia gratis melalui produk lainnya
dan bahkan sumber pemerintah (NASA dan National
Geospatial-Intelligence Agency, sebagai contoh). Beberapa orang menilai
argumen ini dengan menyatakan bahwa Google Earth mudah diakses juga saat
mencari lokasi.
·
Google Books - Layanan dari Google untuk melihat dan
mencari buku.
Komunikasi
·
Gmail
- Pada ahun 2004, Google meluncurkan layanan email berbasis web gratisnya,
disebut sebagai Gmail.[27] Gmail memiliki fitur teknologi
penyaringan
spam dan kemampuan untuk menggunakan teknologi Google untuk mencari surel. Layanan ini mendatangkan keuntungan dengan
menampilkan iklan dari layanan AdWords yang dimasukkan dalam isi pesan email
yang ditampilkan di layar.
·
Google Drive - Layanan dari Google untuk menyimpan
data, yang terhubung dengan layanan Google Docs.
·
Google Docs - Laynanan dari Google untuk menyimpan
dokumen-dokumen.
·
Google Chrome - Google juga meluncurkan Google Chrome
yaitu sebuah browser. Browser ini cukup cepat dan tampilannya minimalis.
Pada September 2008 Google melepaskan kode untuk Google
melalui project Chromium, dimana sampai sekarang Google Chrome masih
berbasiskan Chromium.
Google Chrome dilengkapi dengan
fitur keamanan yang baik, dimana Google Chrome akan memperingati pengguna yang
mengakses situs yang ada dalam daftar hitam Google. Selain itu, Google Chrome
juga membedakan proses yang berjalan pada satu tab dengan proses pada tab
lainnya, sehingga meningkatkan kemudahan pengguna, serta meningkatkan
reliabilitas dari Google Chrome.
Telepon Genggam
Tahun 2007, beberapa laporan
menyatakan bahwa Google merencanakan peluncuran telepon genggam milik mereka,
kemungkinan sebuah pesaing bagi iPhone Apple.[28][29][30]
Pada 5 November 2007, Google akhirnya mengumumkan Android, sebuah platform perangkat lunak dan sistem operasi bagi perangkat bergerak yang didukung
Open
Handset Alliance, sebuah konsorsium yang terdiri dari 34 perusahaan
perangkat lunak, perangkat keras, dan telekomunikasi yang bertujuan
mengembangkan standar
terbuka bagi perangkat bergerak. Pada bulan September 2008, T-Mobile
merilis ponsel pertama yang berjalan pada platform Android, yakni G1.
Hiburan
·
Google Video - Pada awal 2006, perusahaan ini
meluncurkan Google Video, yang tidak hanya membolehkan pengguna
untuk mencari dan melihat video secara gratis, tetapi juga membolehkan pengguna
dan penyebar media menyebarkan isinya, termasuk acara-acara televisi CBS,
pertandingan basket NBA, dan video musik.[31] Bulan Agustus 2007, Google mengumumkan bahwa
mereka akan menghentikan program penyewaan dan penjualan videonya dan
menawarkan pengembalian uang dan kredit Google Checkout bagi pengguna yang telah membeli
video untuk sendiri.
Lainnya
·
Google Analytics - Sebuah layanan yang berisikan
peralatan bagi para webmaster untuk menganalisis pengguna web nya.
·
Google SMS -
Bulan Oktober 2007, layanan Google SMS diluncurkan di India
dan membolehkan pengguna memperoleh daftar bisnis, jadwal pemutaran film dan
informasi dengan mengirim pesan singkat.[32]
Promosi Produk Google
Google telah mempromosikan produk
mereka dalam berbagai cara. Di London, Google Space didirikan di Bandar Udara Heathrow, menampilkan berbagai
produk, termasuk Gmail, Google Earth dan Picasa.[33][34]
Juga, sebuah halaman yang sama diluncurkan untuk mahasiswa Amerika, dibawah
nama College Life, Powered by Google.[35]
Produk turunan
Tahun 2007, Google meluncurkan Google Apps Premier Edition, sebuah versi lain Google
Apps yang difokuskan terutama pada pengguna bisnis. Produk ini memiliki
beberapa tambahan seperti ruang disk lebih banyak untuk e-mail, akses API, dan
penyokong utama, dengan harga USD50 per pengguna per tahun. Sebuah pertemuan
besar Google Apps dengan 38.000 pengguna dilaksanakan di Universitas Lakehead
di Thunder Bay, Ontario, Kanada.[36]
Pada 13 Desember 2007, Google
mengumumkan peluncuran terbatas Knol, sebuah situs web yang ditujukan sebagai
sumber referensi pengetahuan. Knol dibuka bebas kepada semua pengguna pada 23
Juli 2008.
Platform
Layanan
Google berjalan pada beberapa ladang server,
setiap ladang berisi ribuan komputer komoditas bertarif rendah yang menjalankan
versi Linux. Sementara perusahaan ini
tidak menyediakan informasi mendetail mengenai perangkat kerasnya, sebuah
perhitungan tahun 2006 menyatakan bahwa terdapat 450.000 server, dikelompokkan
dan diletakkan di pusat data di seluruh dunia.[37]
Kebiasaan dan Budaya Perusahaan
Google dikenal dengan etos kerjanya
yang santai, yang mengingatkan kepada musim Dot-com.
Bulan Januari 2007, budaya Google tersebut dipelajari oleh Fortune Magazine dan menempati urutan #1 (dari
100) perusahaan terbaik untuk bekerja.[38] Filosofi perusahaan ini didasarkan pada berbagai
prinsip biasa seperti, "Anda dapat menghasilkan uang tanpa melakukan
vandal", "Anda dapat bekerja serius tanpa mengenakan seragam,"
dan "Bekerja harusnya menantang dan tantangan itu harusnya
menyenangkan." Sebuah daftar lengkap fundamental perusahaan tersedia di
website-nya.[39] Budaya bekerja santai Google dapat dilihat dari logo Google-nya yang bervariasi pada hari-hari
penting.
Google telah dikritik karena
melakukan penggajian di bawah standar industri[40].
Contohnya, beberapa administrator
sistem digaji kurang dari $35.000 per tahun – dianggap kurang untuk pasaran
kerja Bay
Area.[41]
Bagaimanapun, performa saham Google setelah IPO telah
membolehkan banyak karyawan awal diberi ganti rugi dengan berpartisipasi dalam
pertumbuhan kekayaan perusahaan.[42]
Google mengimplementasikan insentif karyawan lainnya tahun 2005, seperti Google Founders' Award, dengan tambahan
untuk memberikan gaji besar kepada karyawan baru. Kenyamanan, budaya,
popularitas global, dan penghargaan terhadap merek kuatnya juga telah menarik
banyak pelamar kerja yang berpotensi.
Setelah IPO pada
Agustus 2004, dilaporkan bahwa pendiri Sergey Brin dan Larry Page, dan CEO Eric Schmidt, meminta bahwa gaji mereka dipotong
menjadi $1.[43] Penawaran yang akan datang oleh perusahaan untuk
meningkatkan gaji mereka telah dibatalkan, terutama karena, "ganti rugi
utama mereka akan datang dari pengembalian kepemilikan saham di Google. Sebagai
pemegang saham signifikan, kekayaan masing-masing dikaitkan secara langsung
untuk menyeimbangkan performa dan apresiasi harga saham, yang menyediakan
persilangan langsung dengan ketertarikan pemegang saham."[43] Tahun 2004, Schmidt digaji $250.000 per tahun,
dan Page dan Brin masing-masing digaji $150.000.[43]
Mereka semua telah menolak penawaran
bonus dan peningkatan ganti rugi oleh dewan direktur Google. Pada laporan orang
terkaya Amerika Serikat tahun 2007, Forbes
melaporkan bahwa Sergey Brin dan Larry Page menempati urutan #5 dengan kekayaan $18,5
miliar masing-masing.[44]
Googleplex
Sambil bermain-main dengan nama Google,
kantornya, di Mountain View, California, diberi nama "Googleplex" — sebuah googolplex yaitu 1 diikuti seratus nol, dan kantor
tersebut menjadi sebuah komplek bangunan
(semacam multiplex,
cineplex, dll). Lobinya didekorasi dengan piano,
lampu lava,
kumpulan server lama, dan proyeksi tanda tanya di dinding. Lorongnya penuh
dengan bola dan sepeda latihan. Setiap karyawan memiliki akses menuju pusat
hiburan kantor. Kebutuhan yang disediakan tersebar di seluruh kampus dan
termasuk sebuah gimnasium dengan alat-alat olahraga, ruang loker, kamar mandi,
ruang pijat, permainan video, Foosball, anak
piano besar, meja bilyar, dan ping
pong. Dengan tambahan menuju ruang rekreasi,
terdapat ruang makan terisi berbagai sereal,
permen beruang,
gula-gula, permen hitam,
kacang mede, yogurt,
wortel,
buah-buahan segar, dan lusinan minuman seperti jus
segar, soda, dan cappuccino buatan sendiri.[rujukan?]
Tahun 2006, Google berpindah ke
perkantoran seluas 28.900 m² di New York City, tepatnya 111 Eighth Ave.
di Manhattan.[45] Kantor tersebut dirancang dan dibangun khusus
untuk Google dan merumahkan tim penjualan iklan terbesarnya yang telah berperan
dalam menjaga kerjasama besar, terutama dengan MySpace
dan AOL.[45] Tahun 2003, mereka menambah seorang petugas
pengembangan di New York City, yang telah bertanggung jawab untuk lebih dari
100 proyek pengembangan, termasuk Google Maps, Google
Spreadsheet, dan lainnya.[45] Diperkirakan bahwa bangunan tersebut menguras
biaya $10 juta per tahun untuk sewa dan bentuk juga fungsinya sama dengan
kantor di Mountain View, termasuk
Foosball, hoki udara, dan meja ping-pong, juga area permainan video.[45] Pada tahun 2006,
Google juga meresmikan kantor baru untuk divisi AdWords-nya di Ann Arbor, Michigan.[46]
Ukuran sistem pencarian Google belum
diketahui; perkiraan jumlah server perusahaan adalah 450.000, yang tersebar di
25 lokasi di seluruh dunia, termasuk pusat operasi
besar di Irlandia dan Atlanta, Georgia. Google juga sedang dalam proses
pembangunan pusat operasi besar di The Dalles,
Oregon, di tepi Sungai
Columbia. Situs tersebut, disebut media sebagai Project 02, dipilih
karena ketersediaan tenaga hidroelektrik dan stok
kabel fiber optik besar, yang ditinggalkan sejak musim dot
com pada tahun 1990-an. Pusat komputasi ini diperkirakan seluas dua lapangan
sepak bola, dan telah menghasilkan ratusan lapangan kerja konstruksi,
mengakibatkan harga real estat lokal meningkat 40%. Setelah selesai, bangunan
ini akan menghasilkan 60 hingga 200 lapangan kerja permanen di kota berpenduduk
12.000 orang itu.[47]
Google juga membuat langkah untuk
menjamin operasi mereka ramah lingkungan. Bulan Oktober 2006, perusahaan ini
mengumumkan rencana untuk memasang ribuan panel solar
untuk menyediakan 1,6 megawatt listrik,
cukup untuk memenuhi 30% kebutuhan energi kampus.[48]
Sistem ini akan menjadi sistem tenaga solar terbesar di kampus perusahaan AS dan salah satu yang terbesar di dunia. Bulan
Juni 2007, Google mengumumkan bahwa mereka berencana untuk berstatus bebas
karbon pada 2008, yang mencakup berinvestasi pada efisiensi energi, sumber
energi yang diperbarui, dan tidak menggunakan karbon, seperti berinvestasi di
proyek seperti mengumpulkan dan membakar metana
dari kotoran hewan di pertanian-pertanian Meksiko dan Brazil.[49]
"Dua puluh persen" waktu
Semua pengembang Google menyisakan
20% waktu kerja mereka (sehari per minggu) pada proyek yang menarik mereka.
Beberapa layanan baru Google, seperti Gmail,
Google News, Orkut,
dan AdSense berasal dari para pengembang independen ini.[50]
Dalam pembicaraan di Universitas Stanford, Marissa Mayer, Wakil Presiden Google untuk Produk
Pencarian dan Kepuasan Pengguna, menyatakan bahwa analisisnya menunjukkan bahwa
setengah dari produk baru yang diluncurkan berasal dari 20% waktu tersebut.[51]
Telur paskah dan lawakan Hari April Mop
Google memiliki sebuah tradisi untuk
membuat lawakan Hari April Mop — seperti Google
MentalPlex, yang memiliki fitur penggunaan kekuatan mental untuk mencari
web.[52] Tahun 2002, mereka mengklaim bahwa merpati
merupakan rahasia
di belakang mesin pencarinya yang berkembang itu.[53] Tahun 2004, mereka meluncurkan Google Lunar
(yang diklaim untuk menghasilkan lowongan pekerjaan di bulan),[54] dan tahun 2005, sebuah minuman fiksi
perangsang otak, bernama Google Gulp
diluncurkan.[55] Tahun 2006, mereka datang dengan Google
Romance, sebuah layanan kencan online.[56]
Tahun 2007, Google mengumumkan dua produk
lawakan. Pertama adalah sebuah layanan Internet nirkabel gratis disebut TiSP (Toilet Internet
Service Provider) [57]
dimana seseorang memperoleh koneksi dengan menyiram ujung kabel fiber optik ke toilet mereka dan menunggu sekitar sejam
untuk "Plumbing Hardware Dispatcher (PHD)" untuk menghubungkannya
dengan Internet.[57]
Tambahannya, halaman Gmail Google menampilkan pengumuman untuk Gmail Paper,
yang membolehkan pengguna layanan email gratis mereka tersebut mendapat pesan
email-nya diterbitkan dan dikirim menuju alamat surat yang dituju.[58]
Beberapa orang mengira pengumuman
Gmail tahun 2004 sekitar Hari April Mop (juga penggandaan ruang penyimpanan
Gmail menjadi dua gigabita pada 2005) bohong, meskipun keduanya berubah menjadi
pengumuman asli. Tahun 2005, sebuah grafik bohong menyatakan keberhasilan
Google untuk penyimpanan "tidak terbatas plus satu" GB ditampilkan
dalam homepage Gmail.
Layanan Google berisi sejumlah telur Paskah; contohnya, halaman Peralatan Bahasa
menawarkan pencarian dengan bahasa "Bork bork bork" dari Koki Swedia,
"Hacker" (sebenarnya leet) dari Pig Latin, Elmer Fudd, dan Klingon.[59]
Dengan tambahan, kalkulator mesin pencari ini menyediakan Answer
to Life, the Universe, and Everything dari The
Hitchhiker Guide to the Galaxy oleh Douglas Adams.[60]
Sementara kotak pencarian Google dapat digunakan sebagai penukar satuan (juga
sebagai kalkulator), beberapa satuan non-standar juga dimasukkan, seperti Smoot. Google juga
secara rutin mengubah logonya dengan berbagai variasi liburan atau hari khusus
sepanjang tahun, seperti Natal, Hari
Ibu, atau ulang tahun sejumlah orang terkenal.[61]
IPO dan Budaya
Banyak orang berspekulasi bahwa IPO
Google dapat memengaruhi budaya perusahaan,[62]
karena tekanan pemegang saham untuk pengurangan keuntungan karyawan dan
jangka-pendek, atau karena jumlah karyawan perusahaan yang besar dapat menjadi
milyuner mendadak. Salam sebuah laporan yang diberikan kepada investor
berpotensi, pendiri Sergey Brin dan Larry Page berjanji bahwa IPO tersebut
tidak akan mengubah budaya perusahaan.[63]
Kemudian Page berkata, "Kami berpikir mengenai bagaimana mempertahankan
budaya dan elemen menyenangkan kami. Kami membuang banyak waktu untuk
membetulkan kantor kami. Kami berpikir penting untuk memiliki banyak karyawan.
Orang-orang dikumpulkan bersama di mana-mana. Kami semua berbagi kantor. Kami
menyukai kumpulan bangunan ini karena terlihat seperti kampus universitas yang
disatukan daripada sebuah taman perkantoran pinggiran kota biasa."[64]
Bagaimanapun, beberapa penganalis
menemukan bahwa seiring Google tumbuh, perusahaan ini makin menjadi
"korporat". Tahun 2005, artikel di The New York Times dan sumber lainnya
menyatakan bahwa Google telah kehilangan anti-korporatnya, tanpa filosofi asal[65][66][67]
Dengan maksud untuk memepertahankan budaya unik perusahaan, Google telah
menghasilkan seorang Chief Culture Officer pada 2006, yang juga melayani
sebagai Direktur Sumber Daya Manusia. Kerja Chief Culture Officer adalah untuk
membangun dan mempertahankan budaya dan kerja pada jalan yang benar menuju
hasil inti bahwa perusahaan ini didirikan pada awalnya — sebuah perusahaan
kecil, langkanya hirarki, sebuah lingkungan yang kolaboratif.[68]
<=>Sejarah Yahoo
Yahoo! adalah sebuah portal web populer yang dioperasikan
perusahaan yang bernama Yahoo! Inc.. Yahoo! pada awalnya hanyalah semacam
bookmark (petunjuk halaman buku), ide itu berawal pada bulan April 1994, di
mana saat itu dua orang alumni Universitas Stanford mendapat liburan ketika
profesor mereka pergi ke luar kota karena cuti besar.
Mahasiswa teknik David Filo dan
Jerry Yang mempunyai sedikit pekerjaan yang harus dilakukan selain menjelajah
internet. Mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk mengkompilasi sebuah daftar
bookmark yang besar, yang dikelompokkan berdasarkan subyek.
Kemudian mereka berfikir, mengapa
tidak memasukannya di web? Mereka kemudian bekerja membuat sebuah program database untuk menanganinya, yang dapat memberikan
hasil secara online.
Pada bulan April tahun 1994 mereka
mempunyai pekerjaan (iseng) membuat daftar nama dan alamat situs yang mereka
temukan di dunia maya (Bookmark). Saat itu mereka adalah Calon kandidat
penerima gelar Doktor (Ph.D). Hal-hal iseng tadi mereka lakukan untuk mengisi
waktu luang mereka karena ditinggal cuti oleh profesror mereka.
Karena semakin banyak daftar nama
situs yang mereka kumpulkan akhirnya mereka membagi dalam kategori dan sub
kategori. Lalu munculah sebuah gagasan dasar dan cikal bakal Yahoo, yaitu: Web
site dimulai sebagai “Jerry’s Guide to the World
Wide Web”.
Lalu nama tersebut diganti menjadi
Yahoo. Yahoo merupakan sebuah singkatan “Yet Another Hierarchical Officious
Oracle”. Namun sebenarnya nama Yahoo memiliki arti lain, yaitu kuno atau
primitive. Pengambilan nama ini terinspirasi oleh novel Gulliver’s Travel karya
Jonathan Swift. Sedangkan untuk URL-nya sendiri
diberi nama akebono.stanford.edu/yahoo
(Jerry Yang) dan konishiki.stanford.edu/yahoo (David Filo). Nah, untuk nama
jepang tersebut, mereka adalah nama pesumo legendaries Jepang.
Pada bulan Maret 1995, Yahoo pun
mengadakan kerja sama bisnis dengan para Pemilik lembaga modal Ventura Silicon
Valley. Kemudian, mereka pun menjalin kerja sama dengan Sequa Capital, sebuah
perusahaan yang mempunyai reputasi dalam bidang investasi termasuk Apple Komputer, Atari, Oracle, dan Cisco Systems. Mereka
setuju untuk mendanai Yahoo dengan investasi awal mendekati $2 juta. Karena
realisasi perusahaan baru mereka mempunyai pertumbuhan potensial yang cepat,
Jerry Yang dan David mulai membangun sebuah tim manajemen. Mereka merekrut
seorang veteran Motorola dan alumni jurusan Teknik Stanford bernama Tim Koogle
sebagai chief executive officer dan Jeffry Mallet seorang Pendiri
Novell's Divisi konsumen WordPerpectsebagai chief operating officer. Mereka
berhasil menyelamatkan perputaran pendanaan yang kedua.
Pada tahun 1995 dari investor
Reuters Ltd. dan Softbank. Yahoo! sangat sukses diluncurkan secara go public
pada bulan April 1996 dengan jumlah total karyawan 49 orang. Saat ini, Yahoo!
Inc. telah menjadi pemimpin komunikasi global lewat internet, komersil, dan
perusahaan media yang telah menjadi brand jasa jaringan lebih dari 232 juta
individu setiap bulannya di dunia maya. Sebagai navigasi pertama secara online
yang memandu dalam web, www.yahoo.com adalah pemimpin pemandu konteks lalu
lintas, periklanan, keperluan rumah tangga, dan jangkauan pengguna bisnis.
Yahoo! adalah brand internet global pertama yang menjangkau pemirsa paling
besar dalam dunia maya. Perusahaan membangun pula bisnis online dengan
perusahaan jasa yang mendesain produktivitas dan web untuk klien-kliennya. Jasa
mendesain termasuk dalam kerjasama. Yahoo!, sebuah kustomisasi solusi untuk
perusahaan,audio dan video streaming,toko hosting dan manajemen, dan jasa serta
perlengkapan website. Jaringan perusahaan web global termasuk dalam 25 world
properties. Dengan kantor pusat di Sunnyvale, California, Yahoo! pun telah
mempunyai kantor di Eropa, Asia, Amerika Latin, Australia, Kanada, dan Amerika
Serikat.
COUNTRY DOMAIN NEGARA
| ac | United Kingdom academic institutions |
| ad | Andorra |
| ae | United Arab Emirates |
| af | Afghanistan |
| ag | Antigua and Barbuda |
| ai | Anguilla |
| al | Albania |
| am | Armenia |
| an | Netherlands Antilles |
| ao | Angola |
| aq | Antarctica |
| ar | Argentina |
| as | American Samoa |
| at | Austria |
| au | Australia |
| aw | Aruba |
| az | Azerbaijan |
| ba | Bosnia and Herzegovina |
| bb | Barbados |
| bd | Bangladesh |
| be | Belgium |
| bf | Burkina Faso |
| bg | Bulgaria |
| bh | Bahrain |
| bi | Burundi |
| bj | Benin |
| bm | Bermuda |
| bn | Brunei Darussalam |
| bo | Bolivia |
| br | Brazil |
| bs | Bahamas |
| bt | Bhutan |
| bv | Bouvet Island |
| bw | Botswana |
| by | Belarus |
| bz | Belize |
| ca | Canada |
| cc | Cocos (Keeling) Islands |
| cf | Central African Republic |
| cg | Congo |
| ch | Switzerland |
| ci | Cote d'Ivoire (Ivory Coast) |
| ck | Cook Islands |
| cl | Chile |
| cm | Cameroon |
| cn | China |
| co | Colombia |
| com | US Commercial |
| cr | Costa Rica |
| cs | Czechoslovakia (former) |
| cu | Cuba |
| cv | Cape Verde |
| cx | Christmas Island |
| cy | Cyprus |
| cz | Czech Republic |
| de | Germany |
| dj | Djibouti |
| dk | Denmark |
| dm | Dominica |
| do | Dominican Republic |
| dz | Algeria |
| ec | Ecuador |
| edu | US Educational |
| ee | Estonia |
| eg | Egypt |
| eh | Western Sahara |
| er | Eritrea |
| es | Spain |
| et | Ethiopia |
| fi | Finland |
| fj | Fiji |
| fk | Falkland Islands (Malvinas) |
| fm | Micronesia |
| fo | Faroe Islands |
| fr | France |
| fx | France (Metropolitan) |
| ga | Gabon |
| gb | Great Britain (UK) |
| gd | Grenada |
| ge | Georgia |
| gf | French Guiana |
| gh | Ghana |
| gi | Gibraltar |
| gl | Greenland |
| gm | Gambia |
| gn | Guinea |
| gov | US Government |
| gp | Guadaloupe |
| gq | Equatorial Guinea |
| gr | Greece |
| gs | South Georgia and South Sandwich Islands |
| gt | Guatemala |
| gu | Guam |
| gw | Guinea-Bissau |
| gy | Guyana |
| hk | Hong Kong |
| hm | Heard and McDonald Islands |
| hn | Honduras |
| hr | Croatia (Hrvatska) |
| ht | Haiti |
| hu | Hungary |
| id | Indonesia |
| ie | Ireland |
| il | Israel |
| in | India |
| io | British Indian Ocean Territory |
| iq | Iraq |
| ir | Iran |
| is | Iceland |
| it | Italy |
| jm | Jamaica |
| jo | Jordan |
| jp | Japan |
| ke | Kenya |
| kg | Kyrgyzstan |
| kh | Cambodia |
| ki | Kiribati |
| km | Comoros |
| kn | Saint Kitts and Nevis |
| kp | Korea (North) |
| kr | Korea (South) |
| kw | Kuwait |
| ky | Cayman Islands |
| kz | Kazakhstan |
| la | Laos |
| lb | Lebanon |
| lc | Saint Lucia |
| li | Liechtenstein |
| lk | Sri Lanka |
| lr | Liberia |
| ls | Lesotho |
| lt | Lithuania |
| lu | Luxembourg |
| lv | Latvia |
| ly | Libya |
| ma | Morocco |
| mc | Monaco |
| md | Moldova |
| mg | Madagascar |
| mh | Marshall Islands |
| mil | US Military |
| mk | Macedonia |
| ml | Mali |
| mm | Mynamar |
| mn | Mongolia |
| mo | Macau |
| mp | Northern Mariana Islands |
| mq | Martinique |
| mr | Mauritania |
| ms | Montserrat |
| mt | Malta |
| mu | Mauritius |
| mv | Maldives |
| mw | Malawi |
| mx | Mexico |
| my | Malaysia |
| mz | Mozambique |
| na | Namibia |
| nc | New Caledonia |
| ne | Niger |
| net | US network |
| nf | Norfolk Island |
| ng | Nigeria |
| ni | Nicaragua |
| nl | Netherlands |
| no | Norway |
| np | Nepal |
| nr | Nauru |
| nt | Neutral Zone |
| nu | Niue |
| nz | New Zealand (Aotearoa) |
| om | Oman |
| org | US Non-Profit Organization |
| pa | Panama |
| pe | Peru |
| pf | French Polynesia |
| pg | Papua New Guinea |
| ph | Philippines |
| pk | Pakistan |
| pl> | Poland |
| pm | Saint Pierre and Miquelon |
| pn | Pitcairn |
| pr | Puerto Rico |
| pt | Portugal |
| pw | Palau |
| py | Paraguay |
| qa | Qatar |
| re | Reunion |
| ro | Romania |
| ru | Russian Federation |
| rw | Rwanda |
| sa | Saudi Arabia | |
| sb | Solomon Islands | |
| sc | Seychelles | |
| sd | Sudan | |
| se | Sweden | |
| sg | Singapore | |
| sh | Saint Helena | |
| si | Slovenia | |
| sj | Svalbard and Jan Mayen Islands | |
| sk | Slovak Republic | |
| sl | Sierra Leone | |
| sm | San Marino | |
| sn | Senegal | |
| so | Somalia | |
| sr | Suriname | |
| st | Sao Tome and Principe | |
| su | USSR (former) | |
| sv | El Salvador | |
| sy | Syria | |
| sz | Swaziland | |
| tc | Turks and Caicos Islands | |
| td | Chad | |
| tf | French Southern Territories | |
| tg | Togo | |
| th | Thailand | |
| tj | Tajikistan | |
| tk | Tokelau | |
| tm | Turkmenistan | |
| tn | Tunisia | |
| to | Tonga | |
| tp | East Timor | |
| tr | Turkey | |
| tt | Trinidad and Tobago | |
| tv | Tuvalu | |
| tw | Taiwan | |
| tz | Tanzania | |
| ua | Ukraine | |
| ug | Uganda | |
| uk | United Kingdom | |
| um | US Minor Outlying Islands | |
| us | United States | |
| uy | Uruguay | |
| uz | Uzbekistan | |
| va | Vatican City State | |
| vc | Saint Vincent and the Grenadines | |
| ve | Venezuela | |
| vg | Virgin Islands (British) | |
| vi | Virgin Islands (US) | |
| vn | Viet Nam | |
| vu | Vanuatu | |
| wf | Wallis and Futuna Islands | |
| ws | Samoa | |
| ye | Yemen | |
| yt | Mayotte | |
| yu | Yugoslavia | |
| za | South Africa | |
| zm | Zambia | |
| zr | Zaire | |
| zw | Zimbabwe |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar