Minggu, 01 September 2013

Sejarah Teknologi Internet



SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET DI INDONESIA
Pada tahun 1957 Dephan AS (DoD = Departement of Defense) membentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency) sebagai tanggapan terhadap peluncuran Sputnik-nya Uni Sovyet. ARPA bertugas meningkatkan kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer. Sebenarnya ARPA tidak memiliki ahli ilmu pengetahuan ataupun laboratorium. Yang dimiliki hanya kantor dan budget kecil (bagi standar Pentagon) saja. ARPA menjalankan tugasnya dengan memberikan bantuan dan melakukan kontrak kerja dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki ide yang dianggap menjanjikan bagi operasinya.
Pada pertengahan tahun 1960-an, saat puncak Perang Dingin, DoD ingin memiliki komando dan pengendalian jaringan yang dapat mempertahankan diri bila terjadi perang nuklir. Jaringan telepon tradisional dianggap tidak aman. Karena bila satu jalur saja hilang, maka hal ini dapat mengakibatkan terhentinya semua percakapan yang menggunakan jaringan atau bahkan yang hanya menggunakan sebagian jaringan secara tiba-tiba. Untuk mengatasi masalah ini DoD mengubah arah risetnya, ARPA.
Bekerjasama dengan beberapa universitas, ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukan DoD adalah berbentuk packet-switching yang terdiri dari sebuah subnet dan komputer-komputer host. Pada Desember 1968, ARPA memberikan kontraknya kepada BBN, sebuah biro konsultan di Cambridge, Massachusetts untuk membangun jaringan tersebut dan membuat software-software pendukung.
Walaupun masih terdapat kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasil diluncurkan sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul yaitu UCLA, UCSB, SRI dan Utah University. Keempat simpul ini memang memiliki berbagai kontrak dengan ARPA, dan masing-masing simpul mempunyai komputer host yang benar-benar berbeda dan tidak bersesuaian satu dengan lainnya. Jaringan ARPANET ini segera berkembang dengan pesat meliputi seluruh wilayah AS dalam tiga tahun pertamanya.
Sebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang masih prematur ini, ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit dan jaringan radio paket yang mobile. Percobaan ini juga menunjukkan bahwa protokol-protokol ARPANET yang telah ada tidak sesuai untuk dioperasikan pada jaringan ganda. Pengamatan ini mendorong semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang berpuncak pada penemuan model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik dirancang untuk menangani komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi semakin penting dengan semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke ARPANET.
Untuk mendorong pemakaian protokol-protokol baru tersebut, ARPA mengadakan beberapa kontrak dengan BBN dan Universitas California di Berkeley untuk mengintegrasikan protokol-protokol tersebut ke dalam Berkeley UNIX. Para peneliti di Berkeley menyusun sebuah program antarmuka (interface) ke jaringan (socket) yang memudahkan dan menulis beberapa program utilitas, aplikasi dan manajemen untuk membuat sistem jaringan lebih mudah dioperasikan.
Pada tahun 1983, ARPANET memiliki jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dan sukses. Sampai pada keadaan ini, ARPA menyerahkan manajemen jaringan ke Defense Communication Agency (DCA) untuk menjalankan ARPANET sebagai jaringan operasional. Yang pertama dilakukan DCA adalah memisahkan bagian jaringan militer ke subnet tersendiri, MILNET, yang memiliki gateway-gateway yang sangat ketat membedakan antara MILNET dengan sisa subnet riset lainnya.
Selama tahun 1980-an, jaringan-jaringan tambahan, khususnya LAN, makin banyak yang dihubungkan ke ARPANET. Sejalan dengan bertambah luasnya jaringan, host-pun semakin mahal. Karena itu DNS (Domain Naming System) dibentuk untuk mengorganisasi mesin ke dalam domain-domain tertentu dan memetakan nama-nama host ke dalam alamat-alamat IP. Sejak itu, DNS menjadi sistem database yang tergeneralisasi dan terdistribusi untuk menyimpan berbagai informasi yang berhubungan dengan penamaan.
Pada tahun 1990, ARPANET telah tersusun oleh jaringan-jaringan yang baru, yang sebenarnya dilahirkan sendiri oleh ARPANET. Setelah itu ARPANET menghentikan operasinya dan dibongkar. Sampai saat ini, MILNET masih tetap beroperasi.
NSFNET
Pada akhir tahun 1970-an, NSF (National Science Foundation) melihat begitu besarnya dampak ARPANET bagi penelitian universitas. Namun hanya universitas yang memiliki kontrak penelitian dengan DoD yang dapat bergabung ke ARPANET. Kekurangan akses yang universal ini mendorong NSF untuk membangun sebuah jaringan maya, CSNET.
Pada tahun 1984 NSF mulai merancang jaringan backbone berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan keenam pusat superkomputernya di San Diego, Boulder, Champaign, Pittsburgh, Ithaca dan Princeton. Jaringan ini diproyeksikan sebagai pengganti ARPANET dan akan dibuka untuk seluruh kelompok-kelompok riset universitas, laboratorium riset, perpustakaan dan musium untuk mengakses keenam superkomputernya itu dan berkomunikasi satu dengan lainnya. Jaringan ini juga terhubung dengan ARPANET.
Jaringan NSFNET segera meraih sukses dalam waktu yang relatif singkat dan sekaligus kelebihan beban. Selanjutnya NSF dengan segera membuat rencana jaringan penerusnya dan memberikan kontrak kepada konsorsium Michigan-based MERIT untuk melaksanakan rencana tersebut. Jaringan ini pun akhirnya kewalahan sehingga pada tahun 1990 jaringan ini segera ditingkatkan kemampuannya.
Seiring dengan perkembangan berkelanjutan, NSF menyadari bahwa pemerintah tidak dapat memberikan dana pengembangan jaringan untuk selamanya. Selain banyak organisasi komersial yang ingin bergabung ke dalam jaringan yang dibiayai NSF. Akibatnya, NSF meminta MERIT, MCI dan IBM untuk membentuk perusahaan nirlaba, ANS (Advanced Networks Services). Pada tahun 1990, ANS mengambil alih NSFNET dan meningkatkan kemampuan jaringan itu untuk membentuk ANSNET.
Pada tahun 1991, Wakil Presiden AS Al Gore, mengusulkan perluasan arsitektur NSFNET agar melibatkan sekolah K-12, community college (perguruan tinggi setempat), dan college dua-tahun lebih banyak lagi. Desember 1991, Kongres AS mengesahkan rancangan undang-undang NREN (National Research and Educational Network) yang dapat diakses oleh pelaku bisnis dengan mengizinkan mereka membeli sebagian dari jaringan untuk penggunaan komersial.
Pada tahun 1995, backbone NSFNET tidak diperlukan lagi untuk menginterkoneksikan jaringan-jaringan regional NSF. Hal ini disebabkan karena banyak perusahaan yang mengoperasikan jaringan IP komersial. Pada saat ANSNET dijual ke America Online pada tahun 1995, jaringan regional harus keluar dan harus memiliki layanan IP komersial untuk dapat saling terhubung.
Untuk mempermudah dan meyakinkan bahwa setiap jaringan regional dapat berkomunikasi dengan jaringan regional lainnya, NSF memberikan kontrak kerja kepada empat operator jaringan untuk membuat NAP (Network Access Point). Operator-operator tersebut adalah PacBell (San Francisco), Ameritech (Chicago), MFS (Washington D.C.) dan Sprint (New York City). Setiap operator jaringan yang ingin menyediakan layanan backbone kepada jaringan-jaringan regional NSF harus menghubungkan semua NAP tersebut. Selain NAP-NAP NSF, juga telah dibuat bermacam-macam NAP pemerintah (misalnya, FIX-E, FIX-W, MAE-East dan MAE-West) dan NAP-NAP komersial (misalnya CIX).
Negara-negara dan daerah lainnya juga membangun jaringan yang sebanding dengan NSFNET. Di Eropa misalnya, EuropaNet merupakan sebuah backbone IP untuk organisasi-organisasi riset dan EBONE merupakan jaringan yang lebih berorientasi komersial. Keduanya jaringan ini menghubungkan sejumlah kota di Eropa. Setiap negara di Eropa memiliki satu atau lebih jaringan nasional yang sebanding dengan jaringan regional NSF.
INTERNET
Setelah TCP/IP dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi pada 1 januari 1983, jumlah jaringan, mesin dan pengguna yang terhubung ke ARPANET bertambah dengan pesatnya. Pada saat NSFNET dan ARPANET saling dihubungkan, pertumbuhannya menjadi eksponensial. Banyak jaringan regional yang bergabung dan hubungan-hubungan dibuat untuk membangun jaringan di Kanada, Eropa dan Pasifik.
Pada pertengahan tahun 1980-an, orang mulai memandang kumpulan jaringan-jaringan tersebut sebagai sebuah internet, dan kemudian disebut Internet. Pertumbuhan terus berlanjut secara eksponensial, dan pada tahun 1990 Internet telah tumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000 komputer. Pada tahun 1992, host kesatu-juta telah terhubung ke jaringan. Pada tahun 1995, terdapat banyak backbone, ratusan jaringan tingkat menengah (regional), puluhan ribu LAN, jutaan host dan puluhan juta pengguna.
Faktor yang mempunyai andil besar dalam pertumbuhan yang cepat itu adalah penyambungan jaringan-jaringan yang telah ada ke Internet. Pada waktu yang lampau penyambungan tersebut meliputi SPAN (jaringan fisika luar angkasa NASA), HEPNET (jaringan fisika energi tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa), dan jaringan-jaringan lainnya. Sejumlah link trans atlantik juga terbentuk. Dengan perkembangan yang eksponensial ini, cara informal lama dalam mengoperasikan Internet tidak lagi dipakai. Pada bulan Januari 1992, Masyarakat Internet (Internet Society) terbentuk. Masyarakat Internet bertujuan untuk mempromosikan manfaat Internet.
Sampai awal tahun 1990-an, Internet banyak dipakai oleh para akademisi, pemerintah dan para peneliti industri. Sebuah aplikasi baru, WWW (World Wide Web) mengubah wajah Internet dan membantu jutaan pengguna baru, nonakademisi ke jaringan. Aplikasi ini, ditemukan oleh fisikawan CERN Tim Berners-Lee, tanpa mengubah fasilitas-fasilitas yang telah ada namun membuatnya menjadi lebih mudah digunakan. Bersama-sama dengan Mosaic viewer, yang dibuat oleh NCSA (National Center for Supercomputer Applications), WWW memungkinkan sebuah situs (site) untuk menyusun sejumlah halaman informasi yang berisi teks, gambar, suara dan bahkan video, dengan meletakkan link ke halaman-halaman lainnya. Dengan meng-klik sebuah link, pengguna akan segera dibawa ke halaman yang ditunjukkan oleh link tersebut.
Dalam setahun setelah Mosaic diluncurkan, jumlah server WWW berkembang dari 100 menjadi 7000. Pertumbuhan yang cepat ini terus berlangsung dengan pesat sampai sekarang.

SEJARAH E-MAIL
        <=> Sejarah E-mail Di Indonesia
Tentunya berbarengan dengan masuknya teknologi internet itu sendiri. Tulisan tentang eksistensi jaringan internet di Indonesia dapat anda lihat di artikel-artikel di beberapa media massa. Sebagai contoh adalah “Jaringan Internet Biaya Murah Menggunakan Radio” pada Kompas edisi November 1990. Jika ditelusuri lebih jauh, Internet di Indonesia masuk jauh sebelum artikel di Kompas itu dibuat. Kemungkinan internet masuk di Indonesia sejak tahun 1980-an. Sekitar tahun 1988, pengguna Internet Indonesia memanfaatkan CIX dari Inggris dan Compuserve buatan Amerika Serikat untuk mengakses Internet.
CIX menawarkan jasa email dan newsgroup, lalu menawarkan pula HTTP dan FTP. Compuserve pun setali tiga uang, pada tahun 1989 menawarkan jasa sejenis. Pengguna internet saat itu memakai modem 1200 bps dan menggunakan saluran telepon internasional yang sangat mahal. Compuserve sedikit berbeda, mereka menggunakan modem yang disalurkan pada gateway infonet yang ada di Indonesia, berpusat di Jakarta. Alamat internet protocol (IP) pertama di Indonesia adalah UI-NETLAB (192.41.206/24) yang didaftarkan Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. Pada tahun 1994, muncul Internet Service Provider (ISP) komersial yang pertama di Indonesia, yakni IndoNet. Setelah tahun-tahun tersebut, Internet di Indonesia berkembang dengan cepat hingga hari ini kita dapat menikmati internet dengan murah di rumah. Lalu yang menjadi pertanyaan, kapan email pertama kali muncul atau sejarah email dimulai di Indonesia?
Dalam artikel berjudul “Hikayat Awal Penggunaan Milis di Indonesia, Rahmat M. Samik Ibrahim mengatakan bahwa pada tahun 1980-an terdapat sebuah skrip yang dapat mengirimkan pesan atau email ke seluruh staf pada mesin komputer mini Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia (PUSILKOM UI) yang menggunakan data general berbasis Advanced Operating System/Virtual Storage (AOS/VS). Ada lagi catatan tentang beberapa akademisi UI, yakni Johny Moningka dan Jos Luhukay pada tahun 1983 mengembangkan pesan berbasis Unix dan ethernet. Bisa saja ini adalah sejarah email pertama Indonesia, meskipun tidak menutup kemungkinan dunia bisnis di Indonesia sudah memanfaatkan email dalam pekerjaan mereka jauh sebelum itu.
Pada tahun 1980-an hingga akhir 1990-an, milis sangat disukai oleh banyak orang. Milis dimanfaatkan untuk sarana komunikasi pelajar yang di luar negeri dan sarana komunikasi berbagai komunitas di Indonesia. Milis ini ibarat jejaring sosial di masanya. Milis sendiri adalah grup diskusi di internet. Seseorang bisa berlangganan dan ikut serta dalam sebuah diskusi. Ada satu alamat email khusus yang ketika anda mengirimkan sebuah pesan ke alamat tersebut maka pesan anda akan diteruskan kepada seluruh anggota milis. Tentu saja maraknya milis membuktikan bahwa penggunaan email sudah marak di Indonesia kala itu. Sayangnya penelitian lebih lanjut tentang siapa yang menggunakan email pertama kali, kepada siapa dikirimkan dan apa isinya tidak pernah dilakukan
<=> Sejarah E-mail Di Dunia
Email pada awalnya ditemukan oleh insinyur bernama Raymon Samuel Tomlinson pada tahun 1971. Email merupakan singkatan dari electronic mail atau surat elektronik, yang dalam KBBI disingkat menjadi surel. Sistem ini memungkinkan pesan bisa dikirim dan diterima secara elektronik melalui komputer. Pesan ini bisa berupa teks, gambar atau gabungan keduanya yang dikirim dari satu alamat email ke alamat lainnya dalam jaringan internet. Alamat email selazimnya memiiki format nama pengguna dan domain yang dipisahkan oleh tanda @. Misalnya, admin@semangatku.com.
Saat ini email tak bisa lepas dari kehidupan kita. Meskipun sudah ada sosial media, email tetap dibutuhkan. Sebuah penelitian dari School of Information Management and Systems, UC Berkeley pada tahun 2001 lalu melaporkan ada 31 milyar email terkirim setiap hari. Angka ini meningkat tajam pada tahun 2008 yang menyebutkan ada sekitar 170 milyar email terkirim tiap hari. Angka ini menjadi 294 milyar di tahun 2010 lalu. Jadi bisa disimpulkan bahwa email adalah hal yang penting dan tidak bisa lepas dari internet itu sendiri meskipun sudah banyak produk internet seperti jejaring sosial.
Sejarah email tak lepas dari perkembangan teknologi militer. Pada awalnya embrio teknologi ini telah dikembangkan sejak tahun 1970. Raymond Samuel Tomlinson adalah penemunya. Pria yang lahir di New Amsterdam, New York, Amerika Serikat pada tahun 1941 ini adalah pencetus penggunaan email melalui jaringan internet. Teknologi ini sebenarnya tidak sepenuhnya baru, email sudah ditemukan pada era 1960-an, namun internet belum ada. Email yang ada masih berkutat pada satu mainframe yang terbentuk jaringan lokal saja.
Jadi Tomlinson mengatur perpindahan email melalui jaringan internet. Pada tahun 1963, Tomlinson mendapatkan gelar Bachelor of Science dalam bidang teknik listrik dari Rensselaer Polytechnic Institute. Ia lalu ikut berpartisipasi dalam program yang dijalankan oleh IBM, salah satu produsen komputer yang menjual perangkat keras dan perangkat lunak komputer. Pada tahun 1965, ia mendapatkan gelas Master di bidang teknik elektro dari MIT. Pada tahun 1968, Tomlinson bekerja untuk sebuah proyek pengembangan sistem operasi TENEX, diantaranya ARPANET dan implementasi TELNET.
ARPANET adalah cikal bakal internet saat ini, yang merupakan sarana percobaan teknologi jaringan di zaman tersebut. Tujuan ARPANET kala itu adalah menciptakan metode komunikasi antara institusi militer. TELNET sendiri adaah sebuah protolol jaringan yang digunakan pada internet untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks dua arah yang memanfaatkan fasilitas koneksi virtual terminal. Di proyek ini Tomlinson membuat sebuah program untuk transfer file di jaringan ARPANET yang disebut dengan CPYNET. Kemudian dia diminta memodifikasi sebuah program, yakni SNDMSG yang berfungsi mengiriman pesan antara pengguna berbeda di komputer yang sama. Tomlinson diharuskan memodifikasi SNDMSG supaya bisa mengirimkan pesan antara dua komputer yang berbeda.
Dengan itu ia berpikir untuk menggabungkan program SNDMSG dan CPYNET bersamaan supaya dapat mengirimkan pesan ke kotak pos elektronik lainnya dalam sebuah jaringan. Pikiran lain Tomlinson adalah bagaimana membedakan pesan yang diarahkan keluar jaringan dan pesan lain yang dialamatkan ke banyak pengguna di dalam jaringan itu sendiri. Akhirnya eksperimen Tomlinson ini berhasil, pada bulan Oktober 1971, ia berhasil mengirimkan satu pesan sederhana dari komputernya di komputer di sebelahnya yang hanya berjarak 1 meter. Sejarah email tercatat saat itu juga. Tomlinson ternyat mempelajari tuts keyboard dan memilih simbol @ sebagai petunjuk alamat si pengguna email. Simbol @ ini mengidentifikasi penerima dan komputer atau jaringan yang mereka gunakan. Simbol @ ini dibaca “at” atau dalam bahasa Indonesia “di”.
Tomlinson mengakui bahwa penemuan email itu dihasilakan hanya dari berpikir tak lebih 30-40 detik saja. Ia bahkan tak ingat apa yang ia tulis pertama kali dalam email bersejarah tersebut, saat ditanyakan dalam sebuah wawancara dengan majalah Times di tahun 2008 lalu. Namun ada beberapa sumber mengatakan bahwa pesan pertama itu adalah “QWERTYUIOP” yakni satu sekuen dari tuts huruf paling atas pada keyboard. Apapun itu, yang jelas pesan kecil itu adalah lompatan besar bagi umat manusia.
SEJARAH GOOGLE & YAHOO
<=>Sejarah Google
Google Inc. adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan daring.[6] Sebagian besar labanya berasal dari AdWords.[7][8]
Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat masih mahasiswa Ph.D. di Universitas Stanford. Mereka berdua memegang 16 persen saham perusahaan. Mereka menjadikan Google perusahaan swasta pada tanggal 4 September 1998. Pernyataan misinya adalah "mengumpulkan informasi dunia dan membuatnya dapat diakses dan bermanfaat oleh semua orang",[9] dan slogan tidak resminya adalah "Don't be evil".[10][11] Pada tahun 2006, kantor pusat Google pindah ke Mountain View, California.
Sejak didirikan, pertumbuhan perusahaan yang cepat telah menghasilkan berbagai produk, akuisisi, dan kerja sama di bidang mesin pencari inti Google. Perusahaan ini menawarkan perangkat lunak produktivitas daring (dalam jaringan), temrasuk surat elektronik (surel), paket aplikasi perkantoran, dan jejaring sosial. Produk-produk komputer mejanya meliputi aplikasi untuk menjelajah web, mengatur dan menyunting foto, dan pesan instan. Perusahaan ini memprakarsai pengembangan sistem operasi Android untuk telepon genggam dan Google Chrome OS[12] untuk jajaran netbook Chromebook. Google sudah beralih ke perangkat keras komunikasi. Mereka bekerja sama dengan berbagai produsen elektronik besar untuk memproduksi perangkat Nexus-nya dan mengakuisisi Motorola Mobility pada Mei 2012.[13] Tahun 2012, infrastruktur serat optik dipasang di Kansas City untuk memfasilitasi layanan Internet pita lebar Google Fiber.[14]
Perusahaan ini diperkirakan mengoperasikan lebih dari satu juta server di beberapa pusat data di seluruh dunia[15] dan memproses lebih dari satu miliar kueri pencarian[16] dan sekitar 24 petabita data buatan pengguna setiap harinya.[17][18][19][20] Pada bulan Desember 2012, Alexa menyebut google.com sebagai situs web paling banyak dikunjungi di dunia. Situs-situs Google dalam bahasa lain masuk peringkat 100 teratas, sebagaimana halnya situs milik Google seperti YouTube dan Blogger.[21] Google menempati peringkat kedua di basis data ekuitas merek BrandZ.[22] Dominasi pasarnya menuai kritik mengenai hak cipta, penyensoran, dan privasi.[23][24]
Produk
Antarmuka Gmail, layanan surat elektronik Google, dalam bahasa Indonesia.
Google telah membuat layanan dan peralatan untuk lingkungan bisnis dan masyarakat; termasuk aplikasi web, jaringan periklanan dan solusi bagi bisnis.
Periklanan
·         Google Adsense - Suatu jasa penawaran iklan kepada pemilik web, dimana iklan tersebut akan dapat ditampilkan pada halaman web yang relevan dengan kata kunci dari iklan tersebut.
·         Google Adwords - Suatu jasa pengiklanan oleh Google, dimana iklan yang tampil hanya iklan yang relevan dengan konten dari halaman web.
Kebanyakan dari pendapatan Google berasal dari program periklanan. Untuk keuangan tahun 2006, perusahaan ini dilaporkan mendapat jumlah keuntungan periklanan sebesar $10,492 miliar dan hanya $112 juta pada pendapatan lisensi dan lainnya.[25]
Google AdWords membolehkan pengiklan web menampilkan iklannya dalam hasil pencarian Google dan Google Content Network, melalui sebuah sistem bayar-per-klik atau bayar-per-lihat. Pemilik website Google AdSense juga dapat menampilkan iklannya di situs mereka sendiri, dan mendapat untung setiap kali iklan diklik.
Aplikasi Pencarian
·         Google Search - Google dikenal luas karena layanan pencarian webnya, yang mana merupakan sebuah faktor besar dari kesuksesan perusahaan ini. Pada Agustus 2007, Google merupakan mesin pencari di web yang paling sering digunakan dengan pangsa pasar sebanyak 53,6%, kemudian Yahoo! (19,9%) dan Live Search (12,9%).[26] Google memiliki miliaran halaman web, sehingga pengguna dapat mencari informasi yang mereka inginkan, melalui penggunaan kata kunci dan operator. Google juga telah menggunakan teknologi Pencarian Web pada layanan pencarian lainnya, termasuk, Pencarian Gambar, Google News, situs perbandingan harga Google Product Search, arsip Usenet interaktif Google Groups, Google Maps dan lainnya.
·         Google Maps - Layanan untuk melihat peta pada aplikasi mobile, dan juga tersedia untuk komputer personal.
·         Google Earth - Layanan dari Google untuk melihat peta Bumi. Merupakan sebuah program pemetaan interaktif yang disediakan oleh satelit dan fotografi udara yang mencakup keseluruhan planet Bumi. Google Earth dianggap sangat akurat dan lebih mendetail.
Beberapa kota besar memiliki gambar jelas yang dapat dibesarkan sedekat-dekatnya untuk melihat kendaraan dan pejalan kaki dengan jelas. Akibatnya, terdapat beberapa alasan mengenai keterlibatan dalam keamanan nasional. Secara spesifik, beberapa negara dan militer beranggapan perangkat lunak ini dapat digunakan untuk melihat dengan kejelasan dekat-jelas lokasi fisik infrastruktur yang rusak, bangunan komersial dan penghunian, pangkalan, agensi pemerintah, dan lainnya. Bagaimanapun, gambar satelit jarang diperbarui, dan semuanya tersedia gratis melalui produk lainnya dan bahkan sumber pemerintah (NASA dan National Geospatial-Intelligence Agency, sebagai contoh). Beberapa orang menilai argumen ini dengan menyatakan bahwa Google Earth mudah diakses juga saat mencari lokasi.
·         Google Books - Layanan dari Google untuk melihat dan mencari buku.
Komunikasi
·         Gmail - Pada ahun 2004, Google meluncurkan layanan email berbasis web gratisnya, disebut sebagai Gmail.[27] Gmail memiliki fitur teknologi penyaringan spam dan kemampuan untuk menggunakan teknologi Google untuk mencari surel. Layanan ini mendatangkan keuntungan dengan menampilkan iklan dari layanan AdWords yang dimasukkan dalam isi pesan email yang ditampilkan di layar.
·         Google Drive - Layanan dari Google untuk menyimpan data, yang terhubung dengan layanan Google Docs.
·         Google Docs - Laynanan dari Google untuk menyimpan dokumen-dokumen.
·         Google Chrome - Google juga meluncurkan Google Chrome yaitu sebuah browser. Browser ini cukup cepat dan tampilannya minimalis. Pada September 2008 Google melepaskan kode untuk Google melalui project Chromium, dimana sampai sekarang Google Chrome masih berbasiskan Chromium.
Google Chrome dilengkapi dengan fitur keamanan yang baik, dimana Google Chrome akan memperingati pengguna yang mengakses situs yang ada dalam daftar hitam Google. Selain itu, Google Chrome juga membedakan proses yang berjalan pada satu tab dengan proses pada tab lainnya, sehingga meningkatkan kemudahan pengguna, serta meningkatkan reliabilitas dari Google Chrome.
Telepon Genggam
Tahun 2007, beberapa laporan menyatakan bahwa Google merencanakan peluncuran telepon genggam milik mereka, kemungkinan sebuah pesaing bagi iPhone Apple.[28][29][30] Pada 5 November 2007, Google akhirnya mengumumkan Android, sebuah platform perangkat lunak dan sistem operasi bagi perangkat bergerak yang didukung Open Handset Alliance, sebuah konsorsium yang terdiri dari 34 perusahaan perangkat lunak, perangkat keras, dan telekomunikasi yang bertujuan mengembangkan standar terbuka bagi perangkat bergerak. Pada bulan September 2008, T-Mobile merilis ponsel pertama yang berjalan pada platform Android, yakni G1.
Hiburan
·         Google Video - Pada awal 2006, perusahaan ini meluncurkan Google Video, yang tidak hanya membolehkan pengguna untuk mencari dan melihat video secara gratis, tetapi juga membolehkan pengguna dan penyebar media menyebarkan isinya, termasuk acara-acara televisi CBS, pertandingan basket NBA, dan video musik.[31] Bulan Agustus 2007, Google mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan program penyewaan dan penjualan videonya dan menawarkan pengembalian uang dan kredit Google Checkout bagi pengguna yang telah membeli video untuk sendiri.
Lainnya
·         Google Analytics - Sebuah layanan yang berisikan peralatan bagi para webmaster untuk menganalisis pengguna web nya.
·         Google SMS - Bulan Oktober 2007, layanan Google SMS diluncurkan di India dan membolehkan pengguna memperoleh daftar bisnis, jadwal pemutaran film dan informasi dengan mengirim pesan singkat.[32]
Promosi Produk Google
Google telah mempromosikan produk mereka dalam berbagai cara. Di London, Google Space didirikan di Bandar Udara Heathrow, menampilkan berbagai produk, termasuk Gmail, Google Earth dan Picasa.[33][34] Juga, sebuah halaman yang sama diluncurkan untuk mahasiswa Amerika, dibawah nama College Life, Powered by Google.[35]
Produk turunan
Tahun 2007, Google meluncurkan Google Apps Premier Edition, sebuah versi lain Google Apps yang difokuskan terutama pada pengguna bisnis. Produk ini memiliki beberapa tambahan seperti ruang disk lebih banyak untuk e-mail, akses API, dan penyokong utama, dengan harga USD50 per pengguna per tahun. Sebuah pertemuan besar Google Apps dengan 38.000 pengguna dilaksanakan di Universitas Lakehead di Thunder Bay, Ontario, Kanada.[36]
Pada 13 Desember 2007, Google mengumumkan peluncuran terbatas Knol, sebuah situs web yang ditujukan sebagai sumber referensi pengetahuan. Knol dibuka bebas kepada semua pengguna pada 23 Juli 2008.
Platform
Layanan Google berjalan pada beberapa ladang server, setiap ladang berisi ribuan komputer komoditas bertarif rendah yang menjalankan versi Linux. Sementara perusahaan ini tidak menyediakan informasi mendetail mengenai perangkat kerasnya, sebuah perhitungan tahun 2006 menyatakan bahwa terdapat 450.000 server, dikelompokkan dan diletakkan di pusat data di seluruh dunia.[37]
Kebiasaan dan Budaya Perusahaan
Google dikenal dengan etos kerjanya yang santai, yang mengingatkan kepada musim Dot-com. Bulan Januari 2007, budaya Google tersebut dipelajari oleh Fortune Magazine dan menempati urutan #1 (dari 100) perusahaan terbaik untuk bekerja.[38] Filosofi perusahaan ini didasarkan pada berbagai prinsip biasa seperti, "Anda dapat menghasilkan uang tanpa melakukan vandal", "Anda dapat bekerja serius tanpa mengenakan seragam," dan "Bekerja harusnya menantang dan tantangan itu harusnya menyenangkan." Sebuah daftar lengkap fundamental perusahaan tersedia di website-nya.[39] Budaya bekerja santai Google dapat dilihat dari logo Google-nya yang bervariasi pada hari-hari penting.
Google telah dikritik karena melakukan penggajian di bawah standar industri[40]. Contohnya, beberapa administrator sistem digaji kurang dari $35.000 per tahun – dianggap kurang untuk pasaran kerja Bay Area.[41] Bagaimanapun, performa saham Google setelah IPO telah membolehkan banyak karyawan awal diberi ganti rugi dengan berpartisipasi dalam pertumbuhan kekayaan perusahaan.[42] Google mengimplementasikan insentif karyawan lainnya tahun 2005, seperti Google Founders' Award, dengan tambahan untuk memberikan gaji besar kepada karyawan baru. Kenyamanan, budaya, popularitas global, dan penghargaan terhadap merek kuatnya juga telah menarik banyak pelamar kerja yang berpotensi.
Setelah IPO pada Agustus 2004, dilaporkan bahwa pendiri Sergey Brin dan Larry Page, dan CEO Eric Schmidt, meminta bahwa gaji mereka dipotong menjadi $1.[43] Penawaran yang akan datang oleh perusahaan untuk meningkatkan gaji mereka telah dibatalkan, terutama karena, "ganti rugi utama mereka akan datang dari pengembalian kepemilikan saham di Google. Sebagai pemegang saham signifikan, kekayaan masing-masing dikaitkan secara langsung untuk menyeimbangkan performa dan apresiasi harga saham, yang menyediakan persilangan langsung dengan ketertarikan pemegang saham."[43] Tahun 2004, Schmidt digaji $250.000 per tahun, dan Page dan Brin masing-masing digaji $150.000.[43]
Mereka semua telah menolak penawaran bonus dan peningkatan ganti rugi oleh dewan direktur Google. Pada laporan orang terkaya Amerika Serikat tahun 2007, Forbes melaporkan bahwa Sergey Brin dan Larry Page menempati urutan #5 dengan kekayaan $18,5 miliar masing-masing.[44]
Googleplex 
Sambil bermain-main dengan nama Google, kantornya, di Mountain View, California, diberi nama "Googleplex" — sebuah googolplex yaitu 1 diikuti seratus nol, dan kantor tersebut menjadi sebuah komplek bangunan (semacam multiplex, cineplex, dll). Lobinya didekorasi dengan piano, lampu lava, kumpulan server lama, dan proyeksi tanda tanya di dinding. Lorongnya penuh dengan bola dan sepeda latihan. Setiap karyawan memiliki akses menuju pusat hiburan kantor. Kebutuhan yang disediakan tersebar di seluruh kampus dan termasuk sebuah gimnasium dengan alat-alat olahraga, ruang loker, kamar mandi, ruang pijat, permainan video, Foosball, anak piano besar, meja bilyar, dan ping pong. Dengan tambahan menuju ruang rekreasi, terdapat ruang makan terisi berbagai sereal, permen beruang, gula-gula, permen hitam, kacang mede, yogurt, wortel, buah-buahan segar, dan lusinan minuman seperti jus segar, soda, dan cappuccino buatan sendiri.[rujukan?]
Tahun 2006, Google berpindah ke perkantoran seluas 28.900 m² di New York City, tepatnya 111 Eighth Ave. di Manhattan.[45] Kantor tersebut dirancang dan dibangun khusus untuk Google dan merumahkan tim penjualan iklan terbesarnya yang telah berperan dalam menjaga kerjasama besar, terutama dengan MySpace dan AOL.[45] Tahun 2003, mereka menambah seorang petugas pengembangan di New York City, yang telah bertanggung jawab untuk lebih dari 100 proyek pengembangan, termasuk Google Maps, Google Spreadsheet, dan lainnya.[45] Diperkirakan bahwa bangunan tersebut menguras biaya $10 juta per tahun untuk sewa dan bentuk juga fungsinya sama dengan kantor di Mountain View, termasuk Foosball, hoki udara, dan meja ping-pong, juga area permainan video.[45] Pada tahun 2006, Google juga meresmikan kantor baru untuk divisi AdWords-nya di Ann Arbor, Michigan.[46]
Ukuran sistem pencarian Google belum diketahui; perkiraan jumlah server perusahaan adalah 450.000, yang tersebar di 25 lokasi di seluruh dunia, termasuk pusat operasi besar di Irlandia dan Atlanta, Georgia. Google juga sedang dalam proses pembangunan pusat operasi besar di The Dalles, Oregon, di tepi Sungai Columbia. Situs tersebut, disebut media sebagai Project 02, dipilih karena ketersediaan tenaga hidroelektrik dan stok kabel fiber optik besar, yang ditinggalkan sejak musim dot com pada tahun 1990-an. Pusat komputasi ini diperkirakan seluas dua lapangan sepak bola, dan telah menghasilkan ratusan lapangan kerja konstruksi, mengakibatkan harga real estat lokal meningkat 40%. Setelah selesai, bangunan ini akan menghasilkan 60 hingga 200 lapangan kerja permanen di kota berpenduduk 12.000 orang itu.[47]
Google juga membuat langkah untuk menjamin operasi mereka ramah lingkungan. Bulan Oktober 2006, perusahaan ini mengumumkan rencana untuk memasang ribuan panel solar untuk menyediakan 1,6 megawatt listrik, cukup untuk memenuhi 30% kebutuhan energi kampus.[48] Sistem ini akan menjadi sistem tenaga solar terbesar di kampus perusahaan AS dan salah satu yang terbesar di dunia. Bulan Juni 2007, Google mengumumkan bahwa mereka berencana untuk berstatus bebas karbon pada 2008, yang mencakup berinvestasi pada efisiensi energi, sumber energi yang diperbarui, dan tidak menggunakan karbon, seperti berinvestasi di proyek seperti mengumpulkan dan membakar metana dari kotoran hewan di pertanian-pertanian Meksiko dan Brazil.[49]
"Dua puluh persen" waktu
Semua pengembang Google menyisakan 20% waktu kerja mereka (sehari per minggu) pada proyek yang menarik mereka. Beberapa layanan baru Google, seperti Gmail, Google News, Orkut, dan AdSense berasal dari para pengembang independen ini.[50] Dalam pembicaraan di Universitas Stanford, Marissa Mayer, Wakil Presiden Google untuk Produk Pencarian dan Kepuasan Pengguna, menyatakan bahwa analisisnya menunjukkan bahwa setengah dari produk baru yang diluncurkan berasal dari 20% waktu tersebut.[51]
Telur paskah dan lawakan Hari April Mop
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kebohongan Google
Google memiliki sebuah tradisi untuk membuat lawakan Hari April Mop — seperti Google MentalPlex, yang memiliki fitur penggunaan kekuatan mental untuk mencari web.[52] Tahun 2002, mereka mengklaim bahwa merpati merupakan rahasia di belakang mesin pencarinya yang berkembang itu.[53] Tahun 2004, mereka meluncurkan Google Lunar (yang diklaim untuk menghasilkan lowongan pekerjaan di bulan),[54] dan tahun 2005, sebuah minuman fiksi perangsang otak, bernama Google Gulp diluncurkan.[55] Tahun 2006, mereka datang dengan Google Romance, sebuah layanan kencan online.[56]
Tahun 2007, Google mengumumkan dua produk lawakan. Pertama adalah sebuah layanan Internet nirkabel gratis disebut TiSP (Toilet Internet Service Provider) [57] dimana seseorang memperoleh koneksi dengan menyiram ujung kabel fiber optik ke toilet mereka dan menunggu sekitar sejam untuk "Plumbing Hardware Dispatcher (PHD)" untuk menghubungkannya dengan Internet.[57] Tambahannya, halaman Gmail Google menampilkan pengumuman untuk Gmail Paper, yang membolehkan pengguna layanan email gratis mereka tersebut mendapat pesan email-nya diterbitkan dan dikirim menuju alamat surat yang dituju.[58]
Beberapa orang mengira pengumuman Gmail tahun 2004 sekitar Hari April Mop (juga penggandaan ruang penyimpanan Gmail menjadi dua gigabita pada 2005) bohong, meskipun keduanya berubah menjadi pengumuman asli. Tahun 2005, sebuah grafik bohong menyatakan keberhasilan Google untuk penyimpanan "tidak terbatas plus satu" GB ditampilkan dalam homepage Gmail.
Layanan Google berisi sejumlah telur Paskah; contohnya, halaman Peralatan Bahasa menawarkan pencarian dengan bahasa "Bork bork bork" dari Koki Swedia, "Hacker" (sebenarnya leet) dari Pig Latin, Elmer Fudd, dan Klingon.[59] Dengan tambahan, kalkulator mesin pencari ini menyediakan Answer to Life, the Universe, and Everything dari The Hitchhiker Guide to the Galaxy oleh Douglas Adams.[60] Sementara kotak pencarian Google dapat digunakan sebagai penukar satuan (juga sebagai kalkulator), beberapa satuan non-standar juga dimasukkan, seperti Smoot. Google juga secara rutin mengubah logonya dengan berbagai variasi liburan atau hari khusus sepanjang tahun, seperti Natal, Hari Ibu, atau ulang tahun sejumlah orang terkenal.[61]
IPO dan Budaya
Banyak orang berspekulasi bahwa IPO Google dapat memengaruhi budaya perusahaan,[62] karena tekanan pemegang saham untuk pengurangan keuntungan karyawan dan jangka-pendek, atau karena jumlah karyawan perusahaan yang besar dapat menjadi milyuner mendadak. Salam sebuah laporan yang diberikan kepada investor berpotensi, pendiri Sergey Brin dan Larry Page berjanji bahwa IPO tersebut tidak akan mengubah budaya perusahaan.[63] Kemudian Page berkata, "Kami berpikir mengenai bagaimana mempertahankan budaya dan elemen menyenangkan kami. Kami membuang banyak waktu untuk membetulkan kantor kami. Kami berpikir penting untuk memiliki banyak karyawan. Orang-orang dikumpulkan bersama di mana-mana. Kami semua berbagi kantor. Kami menyukai kumpulan bangunan ini karena terlihat seperti kampus universitas yang disatukan daripada sebuah taman perkantoran pinggiran kota biasa."[64]
Bagaimanapun, beberapa penganalis menemukan bahwa seiring Google tumbuh, perusahaan ini makin menjadi "korporat". Tahun 2005, artikel di The New York Times dan sumber lainnya menyatakan bahwa Google telah kehilangan anti-korporatnya, tanpa filosofi asal[65][66][67] Dengan maksud untuk memepertahankan budaya unik perusahaan, Google telah menghasilkan seorang Chief Culture Officer pada 2006, yang juga melayani sebagai Direktur Sumber Daya Manusia. Kerja Chief Culture Officer adalah untuk membangun dan mempertahankan budaya dan kerja pada jalan yang benar menuju hasil inti bahwa perusahaan ini didirikan pada awalnya — sebuah perusahaan kecil, langkanya hirarki, sebuah lingkungan yang kolaboratif.[68]
<=>Sejarah Yahoo
Yahoo! adalah sebuah portal web populer yang dioperasikan perusahaan yang bernama Yahoo! Inc.. Yahoo! pada awalnya hanyalah semacam bookmark (petunjuk halaman buku), ide itu berawal pada bulan April 1994, di mana saat itu dua orang alumni Universitas Stanford mendapat liburan ketika profesor mereka pergi ke luar kota karena cuti besar.

Mahasiswa teknik David Filo dan Jerry Yang mempunyai sedikit pekerjaan yang harus dilakukan selain menjelajah internet. Mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk mengkompilasi sebuah daftar bookmark yang besar, yang dikelompokkan berdasarkan subyek.

Kemudian mereka berfikir, mengapa tidak memasukannya di web? Mereka kemudian bekerja membuat sebuah program database untuk menanganinya, yang dapat memberikan hasil secara online.

Pada bulan April tahun 1994 mereka mempunyai pekerjaan (iseng) membuat daftar nama dan alamat situs yang mereka temukan di dunia maya (Bookmark). Saat itu mereka adalah Calon kandidat penerima gelar Doktor (Ph.D). Hal-hal iseng tadi mereka lakukan untuk mengisi waktu luang mereka karena ditinggal cuti oleh profesror mereka.

Karena semakin banyak daftar nama situs yang mereka kumpulkan akhirnya mereka membagi dalam kategori dan sub kategori. Lalu munculah sebuah gagasan dasar dan cikal bakal Yahoo, yaitu: Web site dimulai sebagai “Jerry’s Guide to the World
Wide Web”.

Lalu nama tersebut diganti menjadi Yahoo. Yahoo merupakan sebuah singkatan “Yet Another Hierarchical Officious Oracle”. Namun sebenarnya nama Yahoo memiliki arti lain, yaitu kuno atau primitive. Pengambilan nama ini terinspirasi oleh novel Gulliver’s Travel karya Jonathan Swift. Sedangkan untuk URL-nya sendiri
diberi nama akebono.stanford.edu/yahoo (Jerry Yang) dan konishiki.stanford.edu/yahoo (David Filo). Nah, untuk nama jepang tersebut, mereka adalah nama pesumo legendaries Jepang.

Pada bulan Maret 1995, Yahoo pun mengadakan kerja sama bisnis dengan para Pemilik lembaga modal Ventura Silicon Valley. Kemudian, mereka pun menjalin kerja sama dengan Sequa Capital, sebuah perusahaan yang mempunyai reputasi dalam bidang investasi termasuk Apple Komputer, Atari, Oracle, dan Cisco Systems. Mereka setuju untuk mendanai Yahoo dengan investasi awal mendekati $2 juta. Karena realisasi perusahaan baru mereka mempunyai pertumbuhan potensial yang cepat, Jerry Yang dan David mulai membangun sebuah tim manajemen. Mereka merekrut seorang veteran Motorola dan alumni jurusan Teknik Stanford bernama Tim Koogle sebagai chief executive officer dan Jeffry Mallet seorang Pendiri Novell's Divisi konsumen WordPerpectsebagai chief operating officer. Mereka berhasil menyelamatkan perputaran pendanaan yang kedua.

Pada tahun 1995 dari investor Reuters Ltd. dan Softbank. Yahoo! sangat sukses diluncurkan secara go public pada bulan April 1996 dengan jumlah total karyawan 49 orang. Saat ini, Yahoo! Inc. telah menjadi pemimpin komunikasi global lewat internet, komersil, dan perusahaan media yang telah menjadi brand jasa jaringan lebih dari 232 juta individu setiap bulannya di dunia maya. Sebagai navigasi pertama secara online yang memandu dalam web, www.yahoo.com adalah pemimpin pemandu konteks lalu lintas, periklanan, keperluan rumah tangga, dan jangkauan pengguna bisnis. Yahoo! adalah brand internet global pertama yang menjangkau pemirsa paling besar dalam dunia maya. Perusahaan membangun pula bisnis online dengan perusahaan jasa yang mendesain produktivitas dan web untuk klien-kliennya. Jasa mendesain termasuk dalam kerjasama. Yahoo!, sebuah kustomisasi solusi untuk perusahaan,audio dan video streaming,toko hosting dan manajemen, dan jasa serta perlengkapan website. Jaringan perusahaan web global termasuk dalam 25 world properties. Dengan kantor pusat di Sunnyvale, California, Yahoo! pun telah mempunyai kantor di Eropa, Asia, Amerika Latin, Australia, Kanada, dan Amerika Serikat.

COUNTRY DOMAIN NEGARA



ac United Kingdom academic institutions
ad Andorra
ae United Arab Emirates
af Afghanistan
ag Antigua and Barbuda
ai Anguilla
al Albania
am Armenia
an Netherlands Antilles
ao Angola
aq Antarctica
ar Argentina
as American Samoa
at Austria
au Australia
aw Aruba
az Azerbaijan
ba Bosnia and Herzegovina
bb Barbados
bd Bangladesh
be Belgium
bf Burkina Faso
bg Bulgaria
bh Bahrain
bi Burundi
bj Benin
bm Bermuda
bn Brunei Darussalam
bo Bolivia
br Brazil
bs Bahamas
bt Bhutan
bv Bouvet Island
bw Botswana
by Belarus
bz Belize
ca Canada
cc Cocos (Keeling) Islands
cf Central African Republic
cg Congo
ch Switzerland
ci Cote d'Ivoire (Ivory Coast)
ck Cook Islands
cl Chile
cm Cameroon
cn China
co Colombia
com US Commercial
cr Costa Rica
cs Czechoslovakia (former)
cu Cuba
cv Cape Verde
cx Christmas Island
cy Cyprus
cz Czech Republic
de Germany
dj Djibouti
dk Denmark
dm Dominica
do Dominican Republic
dz Algeria
ec Ecuador
edu US Educational
ee Estonia
eg Egypt
eh Western Sahara
er Eritrea
es Spain
et Ethiopia
fi Finland
fj Fiji
fk Falkland Islands (Malvinas)
fm Micronesia
fo Faroe Islands
fr France
fx France (Metropolitan)
ga Gabon
gb Great Britain (UK)
gd Grenada
ge Georgia
gf French Guiana
gh Ghana
gi Gibraltar
gl Greenland
gm Gambia
gn Guinea
gov US Government
gp Guadaloupe
gq Equatorial Guinea
gr Greece
gs South Georgia and South Sandwich Islands
gt Guatemala
gu Guam
gw Guinea-Bissau
gy Guyana
hk Hong Kong
hm Heard and McDonald Islands
hn Honduras
hr Croatia (Hrvatska)
ht Haiti
hu Hungary
id Indonesia
ie Ireland
il Israel
in India
io British Indian Ocean Territory
iq Iraq
ir Iran
is Iceland
it Italy
jm Jamaica
jo Jordan
jp Japan
ke Kenya
kg Kyrgyzstan
kh Cambodia
ki Kiribati
km Comoros
kn Saint Kitts and Nevis
kp Korea (North)
kr Korea (South)
kw Kuwait
ky Cayman Islands
kz Kazakhstan
la Laos
lb Lebanon
lc Saint Lucia
li Liechtenstein
lk Sri Lanka
lr Liberia
ls Lesotho
lt Lithuania
lu Luxembourg
lv Latvia
ly Libya
ma Morocco
mc Monaco
md Moldova
mg Madagascar
mh Marshall Islands
mil US Military
mk Macedonia
ml Mali
mm Mynamar
mn Mongolia
mo Macau
mp Northern Mariana Islands
mq Martinique
mr Mauritania
ms Montserrat
mt Malta
mu Mauritius
mv Maldives
mw Malawi
mx Mexico
my Malaysia
mz Mozambique
na Namibia
nc New Caledonia
ne Niger
net US network
nf Norfolk Island
ng Nigeria
ni Nicaragua
nl Netherlands
no Norway
np Nepal
nr Nauru
nt Neutral Zone
nu Niue
nz New Zealand (Aotearoa)
om Oman
org US Non-Profit Organization
pa Panama
pe Peru
pf French Polynesia
pg Papua New Guinea
ph Philippines
pk Pakistan
pl> Poland
pm Saint Pierre and Miquelon
pn Pitcairn
pr Puerto Rico
pt Portugal
pw Palau
py Paraguay
qa Qatar
re Reunion
ro Romania
ru Russian Federation
rw Rwanda

sa Saudi Arabia

sb Solomon Islands

sc Seychelles

sd Sudan

se Sweden

sg Singapore

sh Saint Helena

si Slovenia

sj Svalbard and Jan Mayen Islands

sk Slovak Republic

sl Sierra Leone

sm San Marino

sn Senegal

so Somalia

sr Suriname

st Sao Tome and Principe

su USSR (former)

sv El Salvador

sy Syria

sz Swaziland

tc Turks and Caicos Islands

td Chad

tf French Southern Territories

tg Togo

th Thailand

tj Tajikistan

tk Tokelau

tm Turkmenistan

tn Tunisia

to Tonga

tp East Timor

tr Turkey

tt Trinidad and Tobago

tv Tuvalu

tw Taiwan

tz Tanzania

ua Ukraine

ug Uganda

uk United Kingdom

um US Minor Outlying Islands

us United States

uy Uruguay

uz Uzbekistan

va Vatican City State

vc Saint Vincent and the Grenadines

ve Venezuela

vg Virgin Islands (British)

vi Virgin Islands (US)

vn Viet Nam

vu Vanuatu

wf Wallis and Futuna Islands

ws Samoa

ye Yemen

yt Mayotte

yu Yugoslavia

za South Africa

zm Zambia

zr Zaire

zw Zimbabwe


Tidak ada komentar:

Posting Komentar